Amalan Maulid Nabi: Dari Sholawat hingga Sedekah

DALAM rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, umat Islam dianjurkan melakukan berbagai amalan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut beberapa amalan yang lazim dilakukan dikutip dari Baznas:

1. Membaca Sholawat
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan memberikan rahmat kepadanya sepuluh kali” (HR. Muslim). Membaca sholawat menjadi bentuk penghormatan sekaligus ikatan spiritual dengan Nabi Muhammad.

2. Mendengarkan Kisah Nabi
Peringatan Maulid biasanya diisi dengan pembacaan kisah hidup Rasulullah, mulai dari kelahiran hingga perjuangannya menyebarkan Islam. Tujuannya agar umat bisa meneladani akhlak mulia, kepemimpinan, serta keteguhan beliau dalam menghadapi tantangan.

BACA JUGA  Garebeg Maulud Kraton Yogyakarta Tampilkan 14 Bregada

3. Bersedekah dan Berbagi
Maulid juga menjadi momen untuk memperbanyak sedekah, khususnya kepada kaum dhuafa. Rasulullah dikenal sangat dermawan dan peduli pada fakir miskin, sehingga berbagi pada sesama merupakan wujud nyata meneladani beliau.

4. Meningkatkan Ibadah
Selain sholawat, umat dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, dan berdzikir. Amalan ini menjadi bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa risalah Islam.

Meski demikian, terdapat perbedaan pandangan ulama tentang peringatan Maulid. Sebagian kalangan salafi menilai perayaan ini tidak dilakukan pada masa sahabat dan tidak memiliki dasar syar’i yang kuat. Namun, banyak ulama lain, seperti al-Suyuti dan Ibn Hajar al-Haitami, berpendapat bahwa Maulid termasuk bid’ah hasanah (inovasi baik) karena tujuannya untuk mengingat Rasulullah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan keimanan.

BACA JUGA  Perkuat Silaturahmi, Kapolda Jateng Hadiri Pengajian Bedoro Bersholawat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum spiritual sekaligus sosial, asalkan diisi dengan amalan-amalan yang bermanfaat. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Akademisi Dukung Komdigi Batasi Medsos pada Anak

DI tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan nasional, tantangan terbesar muncul bukan hanya dari kurikulum, melainkan gangguan konsentrasi akibat adiksi digital. Itu sebabnya pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun…

60.000 Guru Masuki Masa Pensiun per Tahun

BADAN Perencanaan Pembangunan Naional menyebutkan hingga  2030 mendatang, jumlah guru yang pensiun mencapai 60.000 orang per tahun. “Tahun 2025 Bappenas dalam dokumen revitalisasi LPTK mengindikasikan sekitar 66.188 guru yang pensiun…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Akademisi Dukung Komdigi Batasi Medsos pada Anak

  • April 18, 2026
Akademisi Dukung  Komdigi Batasi Medsos pada Anak

60.000 Guru Masuki Masa Pensiun per Tahun

  • April 18, 2026
60.000 Guru Masuki Masa Pensiun per Tahun

Tim FMIPA UNY Edukasi Bahaya Makanan Minuman Tinggi Gula ke Sekolah

  • April 18, 2026
Tim FMIPA UNY Edukasi Bahaya Makanan Minuman Tinggi Gula ke Sekolah

Bupati Satria Terus Berupaya Perkuat Konektivitas Nusa Penida

  • April 18, 2026
Bupati Satria Terus Berupaya Perkuat Konektivitas Nusa Penida

Delegasi Dunia Kagumi Pembinaan di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem

  • April 18, 2026
Delegasi Dunia Kagumi Pembinaan di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem

Libas Popsivo, JPE Ditunggu Phonska di Grand Final

  • April 17, 2026
Libas Popsivo, JPE Ditunggu Phonska di Grand Final