Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total Terlama Tahun Ini

FENOMENA langka akan terjadi pada 7–8 September 2025, ketika Bumi, Bulan, dan Matahari sejajar sempurna sehingga menimbulkan gerhana bulan total. Peristiwa ini akan menjadi yang terlama sejak 2022, dengan fase totalitas berlangsung sekitar 1 jam 22 menit. Selama momen tersebut, Bulan akan tampak berwarna merah darah.

Gerhana ini dapat disaksikan dari Australia, Asia, Afrika, dan Eropa, menjangkau lebih dari 7 miliar penduduk dunia, dengan sekitar 6,2 miliar orang berkesempatan melihat seluruh fase totalitas dari awal hingga akhir. Sebaliknya, sebagian besar wilayah Amerika akan melewatkan fenomena ini karena terjadi pada siang hari, meski Hawaii, sebagian Alaska, dan Brasil masih bisa menyaksikan gerhana sebagian.

BACA JUGA  Sinkhole di Sumbar Dampak dari Siklon Senyar

Gerhana bulan total terlama

Gerhana bulan total terjadi saat Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya Matahari terhalang. Namun Bulan tidak menghilang, melainkan berubah menjadi merah. Warna merah ini muncul karena cahaya dengan gelombang panjang (merah) masih mampu menembus atmosfer Bumi, sementara cahaya biru yang lebih pendek terhambur. Mekanisme ini mirip dengan fenomena langit berwarna merah saat matahari terbenam.

Secara keseluruhan, gerhana akan berlangsung sekitar 5,5 jam, mulai pukul 15:28:25 GMT hingga 20:55:08 GMT. Fase totalitas dimulai pukul 17:30:48 GMT dan berakhir pada 18:52:51 GMT. (Untuk mengetahui waktu setempat, publik bisa mengecek konversi zona waktu melalui situs Timeanddate.com).

BACA JUGA  Gerhana Bulan Total, Umat Islam Diminta Salat Khusuf

Fenomena ini juga akan beriringan dengan gerhana matahari sebagian pada 21 September 2025, meski hanya dapat disaksikan dari Selandia Baru, Antartika, sejumlah pulau di Pasifik, serta sebagian tipis pesisir timur Australia. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sanksi Mengintai Mahasiswi PPDS UGM yang Hina Pasien BPJS

VIRAL seorang mahasiswi program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Gadjah Mada (UGM), Elda Putri Rahardini, menuai kritik lantaran komentar nyinyirnya di media sosial terkait unggahan almarhum Yurizal Tri Chaerawan, pasien…

Hina Pasien BPJS, Pegawai RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Diperiksa

SEORANG staf pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jawa Barat diduga menulis komentar menghina seorang pasien pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang curhat belum mendapat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sanksi Mengintai Mahasiswi PPDS UGM yang Hina Pasien BPJS

  • August 5, 2026
Sanksi Mengintai Mahasiswi PPDS UGM yang Hina Pasien BPJS

Tim Gabungan Tangkap Buronan Terpidana Kasus Perzinahan

  • August 5, 2026
Tim Gabungan Tangkap Buronan Terpidana Kasus Perzinahan

Hina Pasien BPJS, Pegawai RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Diperiksa

  • August 5, 2026
Hina Pasien BPJS, Pegawai RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Diperiksa

Riset TBScreen, AI Punya Potensi Dukung Skrining TB Lebih Cepat

  • August 5, 2026
Riset TBScreen, AI Punya Potensi Dukung Skrining TB Lebih Cepat

Buntut Penebangan 10 Pohon, Pemkot Bandung Segel Videotron dan Denda 100 juta

  • August 5, 2026
Buntut Penebangan 10 Pohon, Pemkot Bandung Segel Videotron dan Denda 100 juta

Sidang Tipiring Miras, Hakim Minta Satpol PP tak Tebang Pilih

  • August 5, 2026
Sidang Tipiring Miras, Hakim Minta Satpol PP tak Tebang Pilih