Aksi Protes Warga, Pagar DPRD Jabar Jadi Tempat Sampah

PAGAR depan Gedung DPRD Jabar di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, dipenuhi tumpukan sampah usai aksi unjuk rasa sejumlah kelompok masyarakat, Kamis (4/9).

Sampah plastik, kantong kresek, botol minuman, hingga pakaian bekas tampak menggantung di pagar besi hitam dan berserakan di trotoar, membuat kawasan gedung dewan terlihat kumuh.

Aksi ini dilakukan massa gabungan yang menamakan diri Warga Kampung Kota, bersama sejumlah forum masyarakat sipil seperti Dago Melawan, Tamansari Bersatu, Sukahaji Melawan, Cipedes Melawan, dan Rakyat Anti Penggusuran.

Koordinator aksi, Angga, menjelaskan bahwa sampah sengaja dibuang ke area kantor DPRD Jabar sebagai simbol kekecewaan.

“Warga menilai bahwa tempat ini selayaknya adalah tempat sampah. Maka tema hari ini, buang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Samosir Sampaikan Nota Pengantar 4 Ranperda dan KUA-PPAS APBD 2026

Massa juga menyuarakan berbagai aspirasi, termasuk menolak tindakan represif aparat, mendesak perampasan aset koruptor hingga pemberlakuan hukuman mati bagi pelakunya.

Dalam orasi yang digelar sejak pagi, massa yang didominasi ibu-ibu itu menyampaikan 10 poin tuntutan, yaitu:

  1. Hentikan brutalitas aparat, penangkapan ilegal, sweeping, dan pamer kekuatan TNI/Polri di lingkungan warga.
  2. Cabut kebijakan yang tidak pro rakyat, tingkatkan upah dan perlindungan pekerja.
  3. Rampas seluruh aset koruptor dan jatuhkan hukuman mati.
  4. Wujudkan reforma agraria sejati untuk rakyat.
  5. Turunkan pajak rakyat, harga kebutuhan pokok, listrik, dan BBM; naikkan pajak impor, konglomerat, serta perusahaan multinasional.
  6. Pangkas anggaran DPR, pejabat negara, TNI/Polri, alihkan untuk pendidikan dan kesejahteraan rakyat.
  7. Batalkan kerja sama TNI AD–Pemprov Jabar soal Manunggal Karya Bakti, wujudkan Jabar anti-militerisme.
  8. Lakukan reformasi Polri dan tegakkan supremasi sipil.
  9. Adili aparat pelanggar HAM, termasuk kasus Agustus 2025.
  10. Bebaskan masyarakat yang ditangkap dalam demonstrasi Agustus–September.
BACA JUGA  Pemprov Diimbau Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Panitia Pilkada

Aksi teatrikal ini menarik perhatian masyarakat yang melintas, sekaligus menandai kritik keras warga terhadap kinerja pemerintah dan lembaga legislatif. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

POLDA Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada 49 insan berprestasi yang terdiri dari 37 personel Polri dan 12 masyarakat sipil. Penghargaan diberikan atas prestasi mereka di berbagai cabang olahraga, sekaligus dedikasi…

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

DALAM rangka kesiapan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Polda Sulsel menggelar Apel Gelar Pasukan di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Selasa (11/08/2026). Kegiatan tersebut dipimpin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

Presiden Usulkan Calon Tunggal untuk Gubernur BI

  • August 11, 2026
Presiden Usulkan Calon Tunggal untuk Gubernur BI

Ketua Majelis Hakim Ikuti Pelatihan, Sidang Putusan Bupati Ponorogo Nonaktif Ditunda

  • August 11, 2026
Ketua Majelis Hakim Ikuti Pelatihan, Sidang Putusan Bupati Ponorogo Nonaktif Ditunda

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

  • August 11, 2026
111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia