Tim SAR Bangun Menara Pemancar Repeater

HARI ketiga operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang hilang kontak dan diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan belum membuahkan hasil.

Untuk mengatasi kendala komunikasi di lapangan, Tim SAR membangun menara pemancar repeater.

“Tim mengalami kendala komunikasi karena wilayah lokasi hilang kontaknya helikopter di Pegunungan Meratus tidak ada sinyal seluler. Karena itu tim telah membangun menara repeater untuk mempermudah komunikasi di lapangan,” ungkap Kepala Basarnas Banjarmasin, Putu Sudayana, Rabu (3/9).

Selain itu tim telah membangun posko baru di wilayah Desa Peramasan Atas dan memperluas wilayah pencarian.

Saat ini Tim SAR gabungan telah mengerahkan semua unsur, termasuk pengerahan lima helikopter (Satgas Udara) yaitu heli dari Mabes Polri, TNI Angkatan Udara (Deniz Puma), dua helikopter milik perusahaan PT Eastindo, serta satu heli dari BNPB.

BACA JUGA  Serapan Gabah dan Beras Bulog Kalsel Lampaui Target

Namun kondisi cuaca yang tidak menentu operasi pencarian lewat udara harus dilakukan secara bergiliran.

“Ada lima helikopter yang akan membantu upaya pencarian serta satgas darat dengan jumlah personil mencapai 260 melibatkan semua unsur,” ujarnya.

Sebelumnya Polda Kalsel juga telah menerbangkan drone untuk membantu pencarian.

Menara Pemancar Repeater perlancar komunikasi

Pada bagian lain pihak BMKG Syamsudin Noor menyebutkan bahwa kondisi cuaca di lokasi pencarian sering dilanda hujan yang menyebabkan visibilitas rendah.

Seperti diketahui helikopter BK 117-D3 mengalami hilang kontak dan diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Peristiwa hilang kontaknya helikopter yang ditumpangi delapan orang beserta pilot Kapten Haryanto ini terjadi pada Senin (1/9).

BACA JUGA  KPK OTT Pejabat Dinas PUPR Kalsel, 7 Orang Diperiksa

Adapun kontak terakhir helikopter pada posisi 4 kilometer sekitaran air terjun Mandin Damar.

Kronologi kejadian, helikopter dengan tipe BK117-D3 milik Eastindo Air berangkat dari Bandara Kotabaru (WAOK) menuju Bandara Palangkaraya (WAGG) dengan perkiraan tiba pukul 10.15 wita.

Namun pada pukul 08.54 wita terakhir kontak dengan Radio VICEF Bandara Kotabaru.

Selanjutnya Airnav Kotabaru meneruskan ke Airnav Banjarmasin yang kemudian meneruskan informasi ke Kantor SAR Banjarmasin.

Ada tiga warga negara asing asal Brasil, Amerika dan India yang menjadi korban hilangnya helikopter ini.

Nama-nama pilot dan penumpang helikopter yang hilang kontak yaitu Kapten Haryanto (pilot), Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito dan Iboy Irfan Rosa. (DS/S-01)

BACA JUGA  Pemkot Banjarmasin Genjot Budidaya Ikan Air Tawar

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara