RSUP Wahidin-King Salman Center Operasi Jantung 34 Pasien

RUMAH Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar bersama King Salman Humanitarian Aid and Relief Center berhasil melaksanakan 34 operasi jantung, termasuk 13 operasi pada pasien anak. Jumlah tersebut tercatat hingga Selasa (2/9) dan masih akan bertambah karena operasi terus berlangsung hingga Rabu (3/9).

Direktur Utama RSUP Wahidin, Prof. dr. Syarif Samsul Arif, mengatakan program ini tidak hanya menyelamatkan nyawa pasien, tetapi juga memberi dampak besar bagi pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia.
“Program ini membawa manfaat besar, baik untuk keselamatan pasien maupun peningkatan kapasitas tenaga medis,” ujarnya dalam Konferensi Pers Alih Iptek Bedah Jantung di Makassar.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai kolaborasi internasional semacam ini penting untuk memperluas akses layanan kesehatan sekaligus menekan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular.

BACA JUGA  Pabrik Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Sejak 2010

“Saya berharap melalui program ini kita bisa secara signifikan mengurangi jumlah kematian akibat penyakit kardiovaskular,” kata Menkes Budi.

Koordinator Tim Medis King Salman, Dr. Emad Abdullah Gh Bukhari, juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Indonesia. Ia menyebut operasi yang dilakukan mencakup prosedur kompleks seperti Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI), yakni pemasangan katup aorta tanpa operasi jantung terbuka.

“Ini bukan hanya kerja sama antar lembaga, melainkan hubungan kemanusiaan antara bangsa dengan bangsa, rakyat dengan rakyat,” tegas Emad. (*/S-01)

BACA JUGA  Presiden Jokowi Pantau Harga Pangan dan Bantu Pompanisasi di Bantaeng

Siswantini Suryandari

Related Posts

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

PELAKSANA Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Popy Rufaidah memastikan bahwa implementasi Wajib Halal Oktober atau kewajiban sertifikasi halal akan dilaksanakan tepat waktu yakni mulai 18 Oktober mendatang. Sebab…

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

PERJALANAN melewati kanker tidak berhenti ketika pengobatan medis selesai. Bagi para penyintas kanker, fase pascapengobatan menjadi bagian penting dari perjalanan untuk membangun kepercayaan diri, berinteraksi secara sosial, mengembangkan potensi diri,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cabang Teqball Sumbang Perak dan Perunggu di Asian Games

  • September 20, 2026
Cabang Teqball Sumbang Perak dan Perunggu di Asian Games

Gandeng Bogantara, Kalog Siap Angkut Sapi dan Sayuran dari Banyuwangi ke Jakarta PP

  • September 20, 2026
Gandeng Bogantara, Kalog Siap Angkut Sapi dan Sayuran dari Banyuwangi ke Jakarta PP

Positif Gunakan Narkotika, Selebgram Julia Prastini Jalani Rehabilitasi

  • September 20, 2026
Positif Gunakan Narkotika, Selebgram Julia Prastini Jalani Rehabilitasi

Seraf Naro Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

  • September 20, 2026
Seraf Naro Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Giliran Sevilla Menjadi Korban Keganasan Barcelona

  • September 20, 2026
Giliran Sevilla Menjadi Korban Keganasan Barcelona

Uni Eropa Kecewa dengan Keputusan AS Tolak Visa Presiden Palestina

  • September 20, 2026
Uni Eropa Kecewa dengan Keputusan AS Tolak Visa Presiden Palestina