Yogyakarta Siap Gelar JCWF

GUNA meneguhkan posisi sebagai pusat inovasi pariwisata Indonesia, Yogyakarta akan menyelenggarakan JCWF (Jogja Cuktural Wellness Festival). Kegiatan ini merupakan perhelatan yang menyatukan konsep kesehatan holistik (wellness), kekayaan budaya, serta gerakan komunitas lokal.

Festival yang akan berlangsung sepanjang November mendatang itu diinisiasi oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY sekaligus Putri Keraton Yogyakarta, dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Tidak hanya menjadi ajang hiburan, JCWF hadir sebagai strategi kebudayaan yang menempatkan wellness sebagai bagian dari identitas baru pariwisata Yogyakarta.

Belum terkoneksi

GKR Bendara menjelaskan ide JCWF berangkat dari realitas yang ia temukan dua tahun lalu.

BACA JUGA  Aktivitas Masyarakat Berperan Rusak Plengkung Kraton Yogyakarta

“Saya terkejut, ternyata komunitas wellness di Jogja sangat banyak. Tapi sayangnya, mereka belum terkoneksi dengan industri pariwisata,” kata GKR Bendara, hari Senin di Ndalem Poenakawan, Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 71, Yogyakarta.

Festival ini, jelas GKE Bendara bukan program yang dibuat dari atas ke bawah, melainkan gerakan yang tumbuh dari energi komunitas. “Kami ingin menampilkan kekuatan masyarakat, bukan hanya budaya Keraton. Harapannya, festival ini bisa memperpanjang masa tinggal wisatawan dan memberi warna baru bagi pariwisata Indonesia,” tambahnya.

Beragam kegiatan

JCWF 2025 mengusung konsep Tematik Weekend, di mana setiap Sabtu dan Minggu terakhir November akan diisi dengan ragam kegiatan yang mempertemukan dimensi kesehatan fisik, mental, dan spiritual:
Workshop & Mini Class — Belajar budaya, mental health, serta prinsip keberlanjutan langsung dari praktisi dan narasumber berpengalaman.

BACA JUGA  Gelombang Tinggi Halangi Pencarian Korban Tenggelam di Parangtritis

Travel Healing Space — Terapi penyembuhan, meditasi terpandu, dan sesi relaksasi untuk pengunjung.

Marketplace Komunitas — Produk UMKM lokal, kuliner sehat, kerajinan tangan, dan ramuan herbal tradisional. Instalasi Seni & Musik — Kolaborasi seniman lokal dan internasional menciptakan ruang interaksi artistik.

Circular economi

Salah satu terobosan unik JCWF adalah sistem tiket masuk non-uang. Tahun lalu, pengunjung dapat masuk dengan menukarkan 7 botol plastik bersih, dan skema ini akan kembali diberlakukan. Inovasi ini bukan sekadar gimmick, tetapi simbol nyata komitmen festival terhadap keberlanjutan lingkungan dan circular economi.

“Kami ingin dunia mengenal Jogja bukan hanya karena Candi Prambanan atau gudeg, tapi juga sebagai tempat penyembuhan yang sesungguhnya — bagi tubuh dan jiwa,” pungkas GKR Bendara. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Ribuan Mahasiswa di Yogyakarta Demo Kawal Putusan MK

Dimitry Ramadan

Related Posts

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

KETERBATASAN tak menghalangi Kuswantoro untuk menjadi prestasi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ini meraih predikat Mahasiswa Berprestasi UNY Kategori Disabilitas. Mahasiswa…

PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

SEBAGAI wujud kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu, PT PLN UP3 Pematangsiantar kembali menyalurkan bantuan melalui program Xtracare. Sebanyak 15 paket sembako diberikan kepada penerima manfaat yang tersebar di wilayah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

  • June 29, 2026
Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

  • June 29, 2026
Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

  • June 29, 2026
PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

  • June 29, 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

  • June 29, 2026
Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

  • June 29, 2026
Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura