Berawal dari Cekcok, Seorang Pria Bunuh Teman sendiri di Tarutung

PERISTIWA tragis terjadi di Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (1/8) dini hari.

Seorang pria bernama Benget Hutauruk (56) ditemukan tewas di pinggir jalan desa setempat. Ia diduga menjadi korban pembunuhan setelah terlibat cekcok dengan pelaku.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 02.00 WIB ketika seorang saksi bernama Naek Hutapea melintas menggunakan angkotnya dalam perjalanan menuju pasar Tarutung.

Ia melihat tubuh korban tergeletak di pinggir jalan, namun tidak sempat turun dari kendaraan. Ia kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Sanggam Hutapea. Keduanya lalu mendatangi lokasi bersama dan mengonfirmasi bahwa korban adalah Benget Hutauruk.

Setelah itu, Sanggam memberitahukan hal tersebut kepada Anto Hutauruk, anak korban. Menurut keterangan Anto, sekitar pukul 23.00 WIB, ia mendengar suara pertengkaran antara ayahnya dan seorang pria yang diketahui bernama Holong Hutapea (60) di warung milik Silitonga.

BACA JUGA  Sudah 2 Pekan sebuah SPBU di Tarutung Diduga tidak Sediakan Bio Solar

Ia bahkan sempat melihat ayahnya memukul pelaku. Setelah kejadian itu, pelaku diketahui meninggalkan warung.

Olah TKP

Seusai menerima laporan dari masyarakat, pihak Polres Tapanuli Utara segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan dari para saksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tim Opsnal Polres Taput berhasil menangkap terduga pelaku, Holong Hutapea, di Terminal Madya Tarutung sekitar pukul 07.30 WIB, Sabtu (2/8/2025).

Dalami motif

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis membenarkan penangkapan tersebut. “Sekitar pukul 07.00 WIB, tim opsnal berhasil mengamankan pelaku dan membawanya ke Mako Polres untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, Holong Hutapea mengaku sebagai pelaku pembunuhan terhadap Benget Hutauruk. Ia mengaku nekat melakukan aksinya karena tidak terima telah dipukul oleh korban saat cekcok terjadi di warung sebelumnya.

BACA JUGA  Sosok Pegi Dihadirkan Polda Jabar, Kasus Kematian Vina masih Tanda Tanya Besar

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk mengungkap motif secara menyeluruh dan menelusuri alat serta cara yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban. (HP/N-01 )

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

POLSEK Ajibarang Polresta Banyumas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ajibarang bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Petak 32 Perhutani Banyumas Barat, Desa Tipar Kidul, Kecamatan…

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

BANK Indonesia Tasikmalaya bersama pemerintah daerah di Priangan Timur meluncurkan aplikasi terbaru Sindang (Sinergi Data Ngahiji) Priangan Timur. Platform ini mengintegrasikan data harga dan pasokan pangan lintas daerah serta dilengkapi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00