BMKG Dorong Inovasi Sistem Peringatan Dini

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi sistem peringatan dini yang lebih inovatif dan adaptif terhadap tantangan zaman. Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nasional (HMKGN) ke-78 yang digelar di Jakarta, Senin (21/7).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan bahwa peningkatan intensitas bencana dan perubahan iklim yang semakin dinamis tidak boleh melemahkan arah pembangunan bangsa. Sebaliknya, hal itu menjadi peluang untuk memperkuat ketahanan dan mempercepat pembangunan berkelanjutan.

“Bencana memang semakin sering terjadi, tapi dalam keseluruhan perjalanan hidup, kejadian itu hanya mencakup nol-koma sekian persen saja. Di luar itu, kita diberi karunia alam yang luar biasa. Maka, peluang untuk membangun tetap terbuka lebar,” ujar Dwikorita dalam sambutannya.

BACA JUGA  Pemprov dan 33 Daerah di Jateng Tetapkan Status Darurat Bencana

Ia menekankan bahwa pengelolaan alam yang positif, kolaboratif, dan berbasis sains adalah kunci menjadikan Indonesia tangguh dan unggul menghadapi masa depan.

Inovasi Sistem Peringatan Dini gempa bumi

Salah satu terobosan utama yang tengah dikembangkan BMKG adalah Earthquake Early Warning System (EEWS)—sistem peringatan dini gempa bumi berbasis hitung mundur. Sistem ini sedang diuji coba di empat provinsi: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung.

EEWS bekerja dengan mendeteksi gelombang primer gempa bumi sebelum getarannya dirasakan masyarakat, memberikan waktu jeda 5–10 detik yang sangat krusial untuk menyelamatkan diri.

“Waktu jeda ini bisa menyelamatkan banyak nyawa, terutama di sekolah, rumah sakit, stasiun, dan tempat berkumpul lainnya. Lima detik saja bisa sangat menentukan,” ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

BACA JUGA  BMKG: Waspadai Potensi Hujan dan Banjir saat Idulfitri di Jabar

Selain itu, BMKG juga terus mengembangkan sistem peringatan dini untuk cuaca dan iklim ekstrem. Melalui Meteorology Early Warning System (MEWS), BMKG kini mampu memprediksi cuaca harian hingga 10 hari ke depan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi, bahkan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Untuk prediksi jangka menengah hingga panjang, Climate Early Warning System (CEWS) dikembangkan untuk mendukung sektor-sektor vital seperti pertanian, perikanan, energi, dan pengelolaan air.

“Dengan informasi iklim yang lebih akurat, petani dan nelayan kini bisa merencanakan produksi dengan lebih tepat. Bahkan di beberapa daerah, hasil panen meningkat signifikan,” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan. (*/S-01)

BACA JUGA  BMKG Prediksi Hujan Turun Selama Sepekan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Peluang Kerja di Job Fair 2026

DINAS Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali menghadirkan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui kegiatan Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah yang akan digelar di GOR Bandung pada…

AFJ Dorong Dirjen PKH Tingkatkan Standar Kesejahteraan Hewan

ANIMAL Friends Jogja (AFJ) mendorong Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian sebagai anggota WOAH representatif Indonesia untuk meningkatkan standar kesejahteraan hewan, khususnya dalam transportasi hewan. AFJ…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Graham Potter Semringah Usai Swedia Pesta Gol ke Gawang Tunisia

  • June 15, 2026
Graham Potter Semringah Usai Swedia Pesta Gol ke Gawang Tunisia

Sukses Atasi Ekuador, Pelatih Pantai Gading Puji Fokus Pemain

  • June 15, 2026
Sukses Atasi Ekuador, Pelatih Pantai Gading Puji Fokus Pemain

Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

  • June 15, 2026
Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

  • June 15, 2026
Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

  • June 15, 2026
Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

  • June 15, 2026
Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan