Wabup Samosir Sampaikan Nota Pengantar KUA-PPAS dan Ranperda

PEMERINTAH Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, menyampaikan nota pengantar  Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Penyampaian dilakukan oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam rapat paripurna DPRD Samosir yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (14/7).

Dalam paparannya, Ariston mengapresiasi dukungan DPRD atas proses penyusunan dokumen perubahan anggaran.

Ia menjelaskan bahwa KUA-PPAS perubahan 2025 disusun sebagai bentuk penyesuaian atas dinamika pendapatan dan belanja daerah serta hasil audit BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2024.

“Dokumen ini disusun berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang RPJMD dengan visi ‘Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat secara Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan’,” ujar Ariston.

BACA JUGA  BPK Minta Pemkab Samosir Transparan saat Diaudit

Ia optimistis target makro pembangunan tahun 2025 dapat dicapai, dengan pertumbuhan ekonomi 5,10–5,50%, angka kemiskinan 10,57%, pengangguran terbuka 0,70–0,89%, gini rasio 0,240, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,70–74,50 poin.

Pendapatan dan belanja turun

Ariston memaparkan bahwa dalam rancangan perubahan APBD 2025, pendapatan daerah turun dari Rp849,07 miliar menjadi Rp807,48 miliar, atau berkurang Rp41,59 miliar. Penurunan terbesar berasal dari pendapatan transfer pemerintah pusat yang turun Rp62,09 miliar, meskipun pendapatan transfer antar daerah mengalami peningkatan Rp20,57 miliar.

Dari sisi belanja, Pemkab Samosir menyesuaikan belanja daerah dari Rp844,07 miliar menjadi Rp827,20 miliar, dengan pengurangan pada belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

BACA JUGA  Warga Serbu Pangan Murah di Taman Sitolu Hae Horbo

Belanja modal turun dari Rp72,95 miliar menjadi Rp65,74 miliar. Sementara belanja tidak terduga menurun dari Rp6,12 miliar menjadi Rp2,66 miliar.

Adapun penerimaan pembiayaan daerah berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2024 sebesar Rp24,72 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan tetap Rp5 miliar.

Tepat waktu

Ariston mengajak DPRD Samosir untuk memberi saran dan masukan dalam pembahasan di Badan Anggaran serta menyepakati dokumen anggaran tepat waktu demi kelancaran pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Kita berharap, seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu, sehingga proses pembangunan Kabupaten Samosir sebagai ‘negeri indah kepingan surga’ terus bergerak ke arah yang lebih baik,” pungkas Ariston. (Satu/N-01)

BACA JUGA  Wabup Samosir Pimpin Peringatan Hardiknas 2025

Dimitry Ramadan

Related Posts

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80  2026 di Alun-Alun Garut, Rabu (1/7/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian Polri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan…

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

DALAM rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo membagikan bantuan sosial berupa tiga ton beras kepada masyarakat dan pengemudi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

  • July 2, 2026
Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

  • July 2, 2026
PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

  • July 2, 2026
Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

  • July 1, 2026
Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

  • July 1, 2026
Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri