
WAKIL Bupati Samosir, Sumatera Utara, Ariston Tua Sidauruk menegaskan pentingnya peran PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM.
Hal itu dikatakan Wabub saat menghadiri Konferensi Kabupaten dan Pelantikan Pengurus PGRI Samosir Masa Bakti XXIII (2025–2030), Selasa (24/6) di Aula Paroki St. Mikhael Pangururan.
Wabup Ariston menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai kunci pembenahan sektor pendidikan.
“Marwah PGRI harus dibangun lewat solidaritas, profesionalisme, dan pengabdian sepenuh hati,” ujarnya.
Ajak bersinergi
Ia juga mengingatkan pengurus agar menjunjung sifat unitaristik, independen, dan nonpartisan dalam menjalankan organisasi.
Ia pun mengajak seluruh pengurus baru untuk bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.
Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, turut mengucapkan selamat kepada pengurus baru dan menekankan pentingnya peran PGRI dalam menunjang Samosir sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas.
“Kita harus mengembalikan marwah guru sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kadis Dikpora Jhonson Gultom menyampaikan apresiasi kepada pengurus lama yang telah menghidupkan kembali organisasi PGRI di Samosir.
Peringkat pertama
Ia juga mengungkapkan, Samosir kini menempati peringkat pertama rapor mutu pendidikan se-Sumut dan ketiga nasional, berkat kerja keras para guru.
Ketua terpilih PGRI Samosir, P. Rianto Naibaho, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Samosir.
“Tidak ada kata lain selain mendukung Pemkab Samosir. Mari bergandengan tangan demi pendidikan yang lebih baik,” tegasnya. (Satu/N-01)







