
POLDA Jawa Barat menyatakan ada 11 orang korban longsor tambang galian C di Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat belum ditemukan.
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan jumlah korban tersebut berasal dari laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya, usai peristiwa longsor pada Jumat (30/5).
Menurutnya, proses pencocokan data dan ciri-ciri korban terus dilakukan untuk mempercepat pencarian.
“Dari informasi terbaru, ada 11 korban yang masih belum ditemukan. Ini berangkat dari laporan masyarakat yang menyampaikan bahwa anggota keluarganya belum kembali,” kata Rudi Setiawan.
Personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, serta relawan dikerahkan untuk operasi penyisiran di area terdampak.
Ada 400 personel gabungan yang diturunkan yang dibagi dua tim untukmenjangkau beberapa titik rawan di Gunung Kuda.
“Dari kemarin tim sudah bekerja mengevakuasi dan menyelamatkan para korban. Hari ini operasi berlanjut dengan pembagian dua tim,” ujarnya.
Kondisi geografis yang curam dan tanah yang masih labil, menjadi tantangan tersendiri dalam pencarian. Proses pencarian tetap dilakukan dengan bantuan alat berat yang dikerahkan.
Rudi memastikan seluruh unsur gabungan, bekerja secara terkoordinasi mencari korban yang diduga masih tertimbun.
Posko informasi saat ini sudah dibuka bagi warga yang ingin melaporkan kehilangan anggota keluarga usai insiden tersebut.
“Sudah kami data dan minta keterangan soal ciri-ciri korban untuk membantu identifikasi. Kami maksimalkan semua personel yang ada,” tuturnya. (*/S-01)







