Sumbangan untuk Bonus Persib Baru Terkumpul Rp50 Juta

SUMBANGAN untuk bonus Persib dari para pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Jawa Barat baru terkumpul Rp50 juta dari target Rp1 miliar.

Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman menyatakan patungan uang untuk bonus Persib itu bersifat sukarela dan tidak dipatok.

Uang tersebut, akan dikumpulkan di rekening khusus yang telah dibuat agar tidak tercampur dengan dana milik Pemprov Jabar. Adapun batas waktu pengumpulannya berlangsung hingga awal bulan.

“Tentunya iuran tersebut tergantung dengan kemampuan masing-masing, tidak diwajibkan dan tidak dipatok,”

Setiap ASN dan Kepala OPD yang memberikan support itu menandatangani fakta integritas untuk memastikan uang yang disumbangkan bukan APBD dan tidak ada hubungannya dengan kedinasan.

BACA JUGA  Persita Paksa Persib Bertekuk Lutut di Pulau Dewata

Menurut Herman, pihaknya menyerahkan teknis pengumpulan uang sumbangan tersebut kepada masing-masing Kepala OPD dengan catatan jangan memberatkan dan memangkas uang kedinasan.

Iuran tersebut tidak boleh sampai melanggar aturan yang berlaku di lingkungan ASN.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Biro Hukum Setda Jabar dan jangan sampai ada yang keluar dari koridor karena itu kami tekankan ke teman-teman, ini sebagai bentuk solidaritas, rasa syukur kita,” ungkapnya.

Herman memaknai kemenangan Persib ini sebagai momentum bagi ASN di lingkungan Pemprov Jabar agar bisa semakin kompak dalam membangun Jabar lebih baik di masa depan.

Persib juara, pemprov juga harus juara dalam pembangunan yang ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Bekuk Melbourne Victory, Persib Segel Tike ke babak 16 Besar ACL Two

“Kami mengambil momentum itu. Ini kan sangat baik untuk membangun solidaritas,” sambungnya.

Sebelumnya Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi juga menegaskan tidak mewajibkan pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Jabar ikut urunan untuk bonus Persib Bandung.

“Saya sudah ingatkan ke Sekda tidak boleh melanggar, kalau melanggar lebih baik tidak usah ikut patungan,” tutur gubernur.

Dedi mempersilakan kepada ASN yang ingin patungan, asalkan tidak menggunakan uang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Misalkan dapat tunjangan kemudian karena cinta Persib,  tunjangannya disumbangkan dengan sukarela. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Bekuk PSM, Persib Bandung Kukuh di Puncak Klasemen

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

SEBAGAI daerah tujuan wisata, Bali memang sudah lama membutuhkan transportasi massal. Hal itu untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Pulau Dewata tersebut. Salah satu transportasi massal yang siap dibangun…

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

PEMERINTAH Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) berupaya memperkuat tata kelola barang milik daerah melalui perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Penataan administrasi, kepastian hukum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

  • November 5, 2026
Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

  • November 5, 2026
Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

  • November 5, 2026
Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir

  • November 5, 2026
Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir