Warga Demo di DPRD Tapanuli Utara Tuntut TPL Angkat Kaki

SEKITAR seratus orang warga dari berbagai daerah di Tapanuli datang mengenakan ulos Batak demo di depan halaman Kantor DPRD Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (27/5).

Mereka menuntut agar PT Toba Pulp Lestari harus angkat kaki dari tanah leluhur. Massa menuding TPL sebagai biang kerok kerusakan lingkungan dan konflik agraria yang tak kunjung usai.

Dalam orasi yang bergema di depan gedung dewan, mereka menumpahkan amarah yang sudah bertahun-tahun membara. “TPL bukan Toba Pulp Lestari, tapi Tuan Perusak Lingkungan,” teriak Anggiat, salah satu orator.

“Kami ingin DPRD menyampaikan tuntutan ini ke pemerintah pusat. Sudah cukup! TPL harus hengkang,” lanjutnya.

Sorba Tua Siallagan, aktivis lingkungan yang sempat dijebloskan ke penjara karena dilaporkan oleh TPL, berdiri di atas mobil komando. Suaranya bergetar, namun tajam dan lantang.

BACA JUGA  Pakar ITB: Deforestasi Sumatra Picu Bencana Hidrometeorologi

“Kami dulu hidup tanpa TPL. Kami bisa jaga hutan dan tanah ini sendiri. Kami tidak butuh uang mereka. Yang kami butuh hanya keadilan dan tanah warisan kami!” tegasnya.

DPRD Tapanuli Utara rapat tertutup

Di dalam gedung dewan, Anggota DPRD Sahat Sibarani menyambut tuntutan massa. Dalam pernyataan terbuka, ia tak menutup-nutupi sikapnya.

“Magigi tu TPL! (jijik sama TPL),” ujar Sahat. “Saya pribadi mendukung tuntutan ini. Bahkan Ephorus HKBP sudah menyatakan hal yang sama. TPL harus pergi.”

Dewan pun langsung mengundang 20 perwakilan massa untuk rapat tertutup. Agendanya membahas opsi hukum dan jalur politik untuk menghentikan operasional TPL secara permanen.

Di tempat terpisah, Bomer Pasaribu, warga Desa Sirpangbolon, Kecamatan Garoga, turut menyuarakan kekecewaan.

BACA JUGA  Kemenhut Evaluasi Ulang Konsesi Toba Pulp Lestari

Lelaki yang mengaku sebagai anak bungsu raja di kampung itu menuding TPL telah merampas tanah adat keluarganya seluas 100 hektare.

“Itu tanah warisan nenek moyang kami. Tak pernah kami jual atau serahkan. Tapi sekarang dikuasai TPL seolah-olah milik mereka,” katanya.

Bomer mengaku pihaknya pernah menggugat perusahaan ke pengadilan. Namun perjuangannya kandas di meja hijau.

TPL dulunya bernama PT Inti Indorayon Utama, sudah puluhan tahun ditentang warga adat Batak. Kini, desakan agar perusahaan bubar dari tanah Tapanuli kembali menggema. (Satu/S-01)

BACA JUGA  Kerugian dari Kerusakan Lingkungan Versi Walhi Dinilai terlalu Kecil

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara semakin kompetitif. Negara-negara ASEAN terus meningkatkan kualitas tim, termasuk melalui rekrutmen pemain naturalisasi dan pemain dari berbagai…

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

Penyanyi Indonesia, Nowela Elisabeth dan Suara 5 tampil dalam special performance pada pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa