Kebutuhan BBM Diprediksi Naik saat Long Weekend

GUNA memenuhi kebutuhan masyarakat pada libur panjang akhir pekan 29 Mei – 1 Juni,  Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah melakukan sejumlah pengamanan pasokan BBM di Jateng dan DIY.

Hal tersebut diungkapkan Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan dalam siaran persnya di Yogyakarta, Senin (26/5).

”Secara umum, ketahanan stok produk BBM, LPG, dan Avtur di Supply Point Utama hingga lembaga penyalur yang ada di Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman. Per Hari nya kami jaga Stok BBM Gasoline 17,5 kali lipat dari konsumsi normal harian dan untuk produk gasoil 17 kali lipat dari konsumsi normal harian. Sektor rumah tangga produk LPG stoknya 3,5 kali lipat dari konsumsi normal harian dan Avtur 33 kali lipat konsumsi normal harian,” ungkap Taufiq.

BACA JUGA  Inflasi di DIY Disumbang oleh Makanan, Minuman dan Rokok

Alokasi tambahan

Menurut dia terdapat 8 Supply Point BBM, 4 Terminal LPG, dan 5 Supply Point Avtur yang tersebar se-Jateng & DIY yang terus beroperasi termasuk libur.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG, khususnya LPG 3 Kg subsidi, Pertamina mengalokasikan tambahan fakultatif berdasarkan koordinasi dan permintaan dari pemerintah daerah setempat.

”Secara keseluruhan tambahan LPG 3 Kg yang dialokasikan selama hari libur nanti total sebanyak lebih dari 750.360 tabung atau sebesar 50 persen dari penyaluran harian,” terang Taufiq.

Pangkalan resmi

Penambahan fakultatif LPG 3 kg yang dilakukan di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 669.640 tabung sedangkan di Provinsi DIY sebanyak 80.720 tabung.
Tambahan tersebut akan disalurkan melalui pangkalan-pangkalan LPG resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah.

BACA JUGA  Sanggar Widyas Budaya Gelar Fragmen Ramayana, Pentas Tahunan ke-18

”Meskipun kami tambah, kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pembelian produk LPG hanya di pangkalan resmi Pertamina, selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” tuturnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

IMBAS dari aturan yang  menyebutkan batas belanja gaji pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ribuan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) terancam diberhentikan. Saat mengomentari…

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

  • March 30, 2026
Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional