Kenali Praktik Upcoding di Asuransi Kesehatan

PRAKTIK “upcoding” adalah tindakan manipulatif dalam sistem penagihan asuransi kesehatan.

Penyedia layanan kesehatan (misalnya rumah sakit, klinik, atau perusahaan asuransi) menggunakan kode diagnosis atau prosedur medis yang lebih mahal dari yang sebenarnya dilakukan atau dibutuhkan pasien.

Tujuannya untuk mendapatkan pembayaran lebih besar dari penyedia asuransi, seperti pemerintah melalui program Medicare atau Medicaid di AS.

Contoh sederhana:

Jika seorang pasien hanya mendapat perawatan ringan untuk batuk biasa, tapi dokter atau sistem penagihan memasukkan kode diagnosis pneumonia berat, maka asuransi (misalnya Medicare) akan membayar lebih besar dari yang seharusnya.

Mengapa ini jadi masalah?

  • Merugikan negara/pembayar asuransi karena membayar layanan yang tidak benar-benar diberikan.
  • Melanggar hukum, terutama jika dilakukan secara sistematis.
  • Menyebabkan inflasi biaya layanan kesehatan.
  • Dalam kasus UnitedHealth, praktik ini diduga dilakukan secara besar-besaran dan berlangsung selama bertahun-tahun.
BACA JUGA  CEO UnitedHealth Andrew Witty Mundur

Jika di Indonesia, praktik serupa bisa dianalogikan dengan markup klaim BPJS atau klaim fiktif pada asuransi swasta.

UnitedHealth Group, perusahaan asuransi kesehatan terbesar di Amerika Serikat, sedang menghadapi penyelidikan kriminal oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ) karena dugaan terlibat dalam praktik “upcoding” dalam program Medicare Advantage.

UnitedHealth dituduh secara sistematis menggunakan kode diagnosis palsu atau berlebihan (inflated diagnoses) untuk meningkatkan jumlah klaim yang dibayar oleh pemerintah federal melalui Medicare, sebuah program asuransi kesehatan untuk warga lanjut usia.

Dugaan Modus “Upcoding”

  • Diagnosis dibuat lebih parah dari kondisi sebenarnya.
  • Catatan medis tidak mendukung diagnosis yang diklaim.
  • Data pasien dimanipulasi untuk meningkatkan “risk score”, yang menentukan seberapa besar pembayaran Medicare kepada perusahaan asuransi.
  • Taktik ini menyebabkan pembayaran berlebihan (overpayment) dari pemerintah kepada UnitedHealth.
BACA JUGA  CEO UnitedHealth Andrew Witty Mundur

Angka Dugaan Kerugian

  • Dalam gugatan sipil sebelumnya, pemerintah AS menuduh UnitedHealth telah menerima kelebihan pembayaran lebih dari $7,2 miliar antara tahun 2009 dan 2016 akibat praktik upcoding.
  • Penyelidikan yang berlangsung saat ini bisa memperluas periode dan jumlah dugaan penipuan tersebut. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Trump Disebut Mulai Putus Asa Hadapi Iran

RENCANA Presiden Amerika SerIkat, Donald Trump untuk menundukkan Iran secara cepat dan tepat ternyata jauh panggang dari api. Alih-alih sukses membuat pemerintahan boneka seperti yang mereka lakukan di Venezuela, Trump…

Spanyol Tarik Dubes Mereka dari Israel

HUBUNGAN Spanyol dengan Amerika Serikat dan sekutu dekatnya Israel semakin meruncing. Setelah menolak pangkalannya dijadikan landasaran pesawat-pesawat AS untuk menyerang Iran yang membuat Donald Trump berang, terbaru Pemerintah Spanyol mengumumkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

  • March 15, 2026
Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

  • March 15, 2026
Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

  • March 15, 2026
Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

Pementasan Jantur Tunjukkan Pembangunan tak Perhatikan Lingkungan

  • March 15, 2026
Pementasan Jantur Tunjukkan Pembangunan tak Perhatikan Lingkungan

Pergerakan Pemudik Menuju Wilayah Timur Mulai Terlihat

  • March 15, 2026
Pergerakan Pemudik Menuju Wilayah Timur Mulai Terlihat

Divisi Pendidikan Dasar Idrisiyyah Gelar Wisuda Tahfidzul Quran

  • March 15, 2026
Divisi Pendidikan Dasar Idrisiyyah Gelar Wisuda Tahfidzul Quran