39 Saksi Nomor Urut 3 Tolak Hasil Rekapitulasi PSU

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil pemungutan suara ulang di tingkat kecamatan, Senin (21/4/25).

Pelaksanaan serentak dilakukan di 39 Kecamatan. Namun para saksi nomor urut 3, yaitu pasangan Ai Diantani/Iip Miptahul Paoz  menolak tandatangan berita acara dan memilih walk out.

Juru bicara tim gabungan partai koalisi pemenangan Ai-Iip, Aep Syaripudin mengatakan, pihaknya mengintruksikan kepada semua saksi untuk tidak menandatangani berita acara pleno karena, banyak terjadi pelanggaran.

Surat suara

Salah satunya surat suara yang digunakan masih dengan kata kalimat Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tidak ditulis pemungutan suara ulang dan ada indikasi lain politik uang secara masiv.

BACA JUGA  15 Orang Meninggal dan 1322 Warga Tasikmalaya Terindikasi TB

“PSU dinilai barbar dan adanya indikasi berdasarkan temuan maupun laporan dari tim pemenangan di tingkat kecamatan ada pelanggaran termasuk lembar surat suara yang digunakan tidak sesuai kalimat yakni pemungutan suara ulang (PSU), ” ujarnya.

“Karena, pada debat publik tertulis pemungutan suara ulang pemilihan bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya pasca putusan Mahkamah Konstitusi, tapi PSU surat suara tertulis pemilih Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya” lanjutnya.

Hak demokrasi

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imran Tamami mengatakan, saksi paslon nomer urut 03 yang tidak menandatangani hasil pleno rekapitulasi suara merupakan hak berdemokrasi. Akan tetapi, selama ini akan tetap memasukan kejadian di dalam berita acara.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Minta TNI-Polri Jaga Stabilitas Nasional

“Silahkan haknya tim Paslon nomer urut 03, nandatangani atau tidak juga yang jelas akan kami tuangkan dalam berita acara nanti. Namun, untuk rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil pemungutan suara ulang di tingkat Kecamatan memang saksi nomer urut 03 berdasarkan informasi semuanya menolak menandatangani berita acara,” paparnya. (Yey/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Buka Hotline untuk Warga Jabar di Timur Tengah 

DALAM menyikapi kondisi di Timur Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap masyarakat Jabar yang berada di Timur Tengah dalam kondisi aman di tengah konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran. Jika…

Realisasi Luas Panen Jagung Pipilan 41,53 Ribu Hektare

BADAN Pusat Statistik DIY mencatat realisasi luas panen jagung pipilan sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai sekitar 41,53ribu hektare. Hal itu berarti mengalami peningkatan sebesar 3,98  ribu  hektare atau 10,60…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kunjungi SMP Santo Yusup, Wapres Gibran Pantau Kegiatan Ekstrakurikuler e-sport 

  • March 4, 2026
Kunjungi SMP Santo Yusup, Wapres Gibran Pantau Kegiatan Ekstrakurikuler e-sport 

Telkomsel Jabar Siap Layani Pelanggan saat Ramadan dan Idulfitri 

  • March 4, 2026
Telkomsel Jabar Siap Layani Pelanggan saat Ramadan dan Idulfitri 

Sikapi Konflik di Timur Tengah, Indonesia Sebaiknya Jadi Penyeru

  • March 4, 2026
Sikapi Konflik di Timur Tengah, Indonesia Sebaiknya Jadi Penyeru

ITB Buka Program  Beasiswa untuk Insan Media

  • March 4, 2026
ITB Buka Program  Beasiswa untuk Insan Media

Pemprov Buka Hotline untuk Warga Jabar di Timur Tengah 

  • March 4, 2026
Pemprov Buka Hotline untuk Warga Jabar di Timur Tengah 

Realisasi Luas Panen Jagung Pipilan 41,53 Ribu Hektare

  • March 4, 2026
Realisasi Luas Panen Jagung Pipilan 41,53 Ribu Hektare