Pemkab Sleman Tolak Nama Kaliurang Jadi Merek Minuman Keras

WARGA Kaliurang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tak terima jika nama dusun dan tempat tinggal mereka menjadi label merek dagang minuman beralkohol. Anggur Merah Kaliurang.

Keberatan mereka ini kemudian dilayangkan ke Pemkab Sleman. Setelahnya Pemkab Sleman bersurat ke Kementerian Hukum melalui Kanwil Kementerian Hukum DIY agar menolak pendaftaran merek minuman keras yang melabelkan Kaliurang dalam minuman keras tersebut.

Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi sejumlah pejabat teras Kabupaten Sleman menegaskan, Kaliurang yang dikenal sebagai objek wisata di lereng Gunung Merapi sudah dikenal masyarakat sejak sebelum kemerdekaan RI. Masyarakat Kaliurang dan Pemkab Sleman, katanya keberatan, jika nama Kaliurang menjadi bagian dari nama minuman keras.

BACA JUGA  Pemkab Sleman Siap Gelar Konferensi Pendidikan Indonesia

Warisan budaya

“Kaliurang bukan sekadar secara administrasi sebagai pedukuhan yang berada di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Kaliurang berdasarkan Perda DIY Nomor 1 2019 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2012-2025, dalam Pasal 17B ayat (1) huruf d, diatur bahwa kawasan warisan budaya Kaliurang sebagai kawasan Wisata berbasis pendidikan, budaya dan sejarah,” jelas Harda.

Karena itu, jika kemudian Kaliurang dikaitkan dengan brand untuk minuman beralkohol, tentu tidak pada tempatnya. Oleh karena itu Pemkab Sleman akan melayangkan somasi kepada produsen Anggur Merah Kaliurang yakni PT Perindustrian Bapak Djenggot.

“Kami segera mengirimkan somasi kepada perusahaan yang memproduksi minuman beralkohol dengan melabelkan nama Kaliurang dalam merek dagangnya. Ini merugikan kami,” katanya.

BACA JUGA  Pemkab Sleman Akan Imunisasi HPV Siswa dan Siswi Kelas V SD

Pemkab Sleman, ujarnya mendesak perusahaan tersebut mengganti dengan nama lain. Ia juga menegaskan, nama PT Perindustrian Bapak Djenggot saat ini masih dicari. Jika sudah diketahui, katanya, saat itu juga Pemkab Sleman akan melayangkan somasi.

Redam kegaduhan

Sementara Forum Masyarakat Kaliurang dan Sekitarnya (FORMAKs) membenarkan telah bersurat kepada Pemkab Sleman terkait dengan merek minuman keras yang melabelkan nama Kaliurang. Ketua Forum Masyarakat Kaliurang dan sekitarnya (FORMAKs) HM Farchan Hariem mengatakan masyarakat mendengar informasi kemunculan miras ini sejak Ramadan lalu.

“Adanya label Kaliurang pada minuman keras telah meresahkan masyarakat Kaliurang,” ujarnya.

Agar tidak semakin gaduh, katanya, maka FORMAKs berinisiatif supaya tidak berkembang semakin gaduh dan keruh kita menyalurkan ini pada tempatnya itu dengan menulis surat resmi ke pemerintah. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Pemkab Sleman Bagikan BLT DBHCHT untuk Pekerja Rokok

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

HASIL pleno terbuka rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di lima kabupaten/kota se-DIY yang digelar Rabu lalu, mencatat jumlah pemilih di Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini…

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perdagangan turut mendukung kelancaran pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 dengan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

  • October 3, 2026
Sambut  Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17

  • October 3, 2026
Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17

Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

  • October 3, 2026
Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

KAI Logistik Berkomitmen Perkuat Ekosistem Logistik Energi Nasional

  • October 3, 2026
KAI Logistik Berkomitmen Perkuat Ekosistem Logistik Energi Nasional

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laris Manis, Penjualan Sudah Tembus Angka 55 Ribu

  • October 3, 2026
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laris Manis, Penjualan Sudah Tembus Angka 55 Ribu