Bupati Sleman Minta Uji Kelaikan Kendaraan Diperketat

BUPATI Sleman Harda Kiswaya meminta pelaksanaan uji kelaikan kendaraan atau KIR (Keur Inspectie Rijtuigen) yang ditangani oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman diperketat. Terutama mendekati masa angkutan lebaran kali ini.

Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan hal itu saat mengunjungi Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman di Jalan Pringgodiningrat, Senin (17/3).

Pada kesempatan itu, Harda mengemukakan, pengetatan itu tidak kemudian dibuat-buat. Namun harus dilakukan sesuai dengan hal-hal yang harus diperiksa kelaikannya.

Jika uji kelaikan kendaraan tidak lolos dan perlu perbaikan, Bupati minta agar diperbaiki terlebih dahulu sehingga yang lolos uji benar-benar yang sesuai.

Menurut Harda, uji KIR ini menjadi salah satu pelayanan yang perlu diperhatikan terlebih uji KIR ini untuk memastikan kelayakan kendaraan. Termasuk mobil penumpang umum dan berkaitan dengan keselamatan penumpangnya.

BACA JUGA  Siswa SD Sinduadi Timur Ucapkan Terima Kasih Pak Prabowo

“Pelayanan uji KIR ini memang betul-betul harus sesuai, kalau kendaraan tidak layak, ya jangan sampai dikeluarkan (layak),” tegasnya.

“Saya tidak mau ketika hasil uji KIR dinyatakan layak, tapi kenyataan di jalan ada kendala teknis misal, rem blong atau apapun,” lanjut Harda.

“Kita harus punya tanggung jawab secara moral dan kerja secara profesional,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta jajaran di Pemkab Sleman memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Indikatornya, jika masyarakat puas dengan pelayanan. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Museum Gunungapi Merapi Resmi Kembali Beroperasi

Siswantini Suryandari

Related Posts

Korban Hanyut di Sungai Batang Toru Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

SEORANG warga Tapanuli Utara, Abdul Batoran Sihombing (53) ditemukan tewas di aliran sungai Batang Toru, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut saat memancing, pada Minggu 24 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.…

DKPP Kota Bandung Klaim Pemeriksaan Hewan Kurban Efektif

TIM post mortem Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memeriksa 2.313 ekor hewan kurban yang terdiri terdiri dari 1.065 ekor sapi dan 1.248 ekor domba/kambing. Pemeriksaan dilaksanakan di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rayakan Iduladha, Telkomsel Perluas Penyaluran Hewan Kurban

  • May 30, 2026
Rayakan Iduladha, Telkomsel  Perluas Penyaluran Hewan Kurban

Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Panggil 12 Pemain ke Pelatnas

  • May 30, 2026
Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Panggil 12 Pemain ke Pelatnas

Persebaya Perpanjang Kontrak Rivera, Bali United Lepas M Rahmat

  • May 29, 2026
Persebaya Perpanjang Kontrak Rivera, Bali United Lepas M Rahmat

Masyarakat Papua Minta KDM Bantu Jaga Hutan Papua

  • May 29, 2026
Masyarakat Papua Minta KDM Bantu Jaga Hutan Papua

PSG dan Arsenal Berburu Sejarah di Puskas Arena

  • May 29, 2026
PSG dan Arsenal Berburu Sejarah di Puskas Arena

Argentina Masih Butuh Magisnya, Scaloni Boyong Messi ke Piala Dunia

  • May 29, 2026
Argentina Masih Butuh Magisnya, Scaloni Boyong Messi ke Piala Dunia