Khatib Jumat 18 April Diimbau Bertema Pelestarian Lingkungan

KEMENTERIAN Agama  mengimbau para khatib Jumat untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dalam khotbah Jumat 18 April 2025.

Imbauan ini disampaikan dalam menyambut Hari Bumi Internasional yang diperingati setiap 22 April dan tertuang dalam Surat Dirjen Bimas Islam No. B-245/DJ.III/BA.04/04/2025.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad menyampaikan mimbar keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif umat terhadap berbagai isu sosial, termasuk pelestarian lingkungan.

“Kami telah menerbitkan imbauan kepada para khatib Jumat untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya memelihara lingkungan. Mari kita manfaatkan mimbar keagamaan untuk menyuarakan pesan ini pada pelaksanaan Salat Jumat 18 April besok,” ujar Abu di Jakarta, Kamis (17/4).

BACA JUGA  Dukung SDGs Mahasiswa UNY Tanam Mangrove di Pantai Mendit

Menurutnya, pesan tentang kelestarian lingkungan sejalan dengan nilai-nilai persaudaraan dan tanggung jawab bersama terhadap bumi sebagai tempat tinggal umat manusia.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi tidak cukup hanya dilakukan secara simbolik, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik, dan menerapkan gaya hidup berkelanjutan adalah contoh nyata yang bisa kita lakukan,” katanya.

Khatib Jumat berperan ajak umat jaga lingkungan

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan, Kemenag juga mendorong para khatib untuk dapat mengumumkan dan mendukung Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa.

Gerakan ini ditujukan untuk memperbaiki kualitas udara serta menjaga kelestarian lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.

BACA JUGA  Hijaukan Pesisir Timur Jawa, KAI Logistik Tanam 2.000 Mangrove

Abu juga menginstruksikan seluruh pimpinan Kemenag di tingkat daerah.

Mulai dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag provinsi, Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota, Kepala Kantor Urusan Agama kecamatan, hingga Ketua Badan Kesejahteraan Masjid di berbagai jenjang untuk mengoordinasikan gerakan ini secara masif.

“Diharapkan seluruh elemen masyarakat, terutama pengurus masjid, turut serta dalam menyebarkan informasi dan mengajak jemaah berpartisipasi dalam gerakan penanaman pohon ini,” ucapnya.

Kemenag telah menyediakan naskah khotbah bertema lingkungan yang dapat diakses dan diunduh melalui laman: https://simbi.kemenag.go.id/eliterasi/portal-web/naskah-khotbah.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan terdorong untuk menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi krisis ekologi yang tengah mengancam masa depan bumi,” tandas Abu. (*/S-01)

BACA JUGA  Mahasiswa ULM Luncurkan Komik Digital Pelestarian Bekantan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

OPERASI pencarian dan pertolongan terhadap dua orang korban yang terseret arus di selokan bawah Hotel Delaga Biru, Kelurahan Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.…

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

LEMBAGA pemeringkat internasional Scimago Institution Rankings (SIR) pada  2026  menempatkan UIN Sunan Kalijaga di posisi kelima terbaik di Indonesia dalam bidang hukum. Secara global, kampus ini juga mencatatkan posisi di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira