Al Green Siap Makzulkan Trump Dalam 30 Hari

LEGISLATOR Demokrat dari Texas, Al Green yang pernah mengajukan pasal pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kini ia akan melakukan hal sama.

Ia mengungkapkan akan mengajukan pasal pemakzulan terhadap Trump di masa jabatan pertama. Al Green juga bersumpah pemakzulan akan dilakukan dalam sebulan ini.

Pernyataan itu ia ungkapkan Al Green di sidang Kongres saat Presiden Trump berpidato. Al Green berdiri dan berteriak akan memakzulkan Trum dalam 30 hari ke depan. Ia kemudian dikeluarkan dari gedung Kongres.

Sementara legislator lainnya yang ada di ruang Kongres membawa tulisan-tulisan memprotes kebijakan Trump.

Tulisan bentuk protes antara lain That’s another lie, Musk steal, Save Medicaid, You are not a King, No Kings Live Here, dan We The People.

BACA JUGA  DK PBB Salahkan AS yang masih Memasok Senjata ke Israel

Di luar gedung sudah berkerumun masyarakat menyuarakan aksi protes terhadap Trump. Ia juga ikut dalam aksi demo anti-Trump yang digelar di seluruh negeri pada Sabtu (5/4) waktu setempat.

“Dia adalah seorang Goliath,” kata Green, merujuk pada Trump dalam sebuah aksi unjuk rasa di ibu kota negara. “Tapi teman-teman, untuk setiap Goliath selalu ada seorang David,” lanjutnya.

Al Green melanjutkan lagi, “Saya ingin Anda tahu, Tuan Presiden, David ini akan mengajukan pasal-pasal pemakzulan terhadap Anda dalam 30 hari ke depan.”

Al Green ajukan pemakzulan kedua kalinya

Trump telah dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS sebanyak dua kali selama empat tahun masa jabatannya sebagai presiden.

BACA JUGA  73 Kontainer E-Waste Ilegal Akan Direekspor ke AS

Pada tahun 2019, pemakzulan tersebut dipicu oleh penyelidikan dari Partai Demokrat atas tuduhan bahwa ia menekan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy untuk mencari informasi politik yang merugikan Joe Biden.

Pada tahun 2021, ia dimakzulkan atas tuduhan menghasut pemberontakan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari. Dalam kedua kasus tersebut, para legislator di Senat AS akhirnya membebaskan Trump dari tuduhan.

Pasal-pasal pemakzulan hampir tidak memiliki peluang untuk disetujui dalam waktu dekat di kedua kamar Kongres, yang saat ini dikendalikan oleh Partai Republik. Gedung Putih belum memberikan tanggapan segera atas pernyataan Green. (*/S-01)

BACA JUGA  IAEA Rapat Darurat Usai Serangan terhadap Fasilitas Nuklir Iran

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan tegas membantah keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, yang menyebut adanya praktik pembagian fee hingga 30 persen dalam…

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api