Minyak Goreng tidak Sesuai Takaran Harus Ditarik

MINYAK goreng tidak sesuai takaran agar segera ditarik oleh pemerintah. Usulan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Baik itu  Minyakita atau merek lain.

Dari hasil sidak juga ditemukan  produk minyak goreng yang tidak memiliki keterangan kedaluwarsa.

Menurutnya produk yang tak sesuai takaran dan bahkan tak memiliki tanggal kedaluwarsa itu membahayakan bagi masyarakat.

“Merugikan kesehatan, bahaya, dan kemudian dari segi ekonomis itu sangat mahal dibandingkan yang 1.000 mililiter,” kata Dasco saat sidak di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat (14/3).

Dasco dan jajaran Komisi VI DPR RI menemukan minyak goreng merek Rizki yang diproduksi oleh BKP, isinya tidak sesuai takaran. Selain itu tidak ada tanggal kadaluwarsa. Adapun barcode yang tertera di bungkus minyak goreng tersebut tidak bisa dipindai.

BACA JUGA  Jelang Natal, Minyakita Mulai Langka di Pasaran

Sementara itu 14 direktur perusahaan ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran produsen Minyakita.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Badan Reserse Kriminal mengatakan 14 orang ini dari 14 perusahaan berbeda.

“Yang sudah jelas dari 14 perusahaan, ya, 14 orang tersangkanya. (Yang tersangka) direkturnya, yang bertanggung jawab. Sesuai undang-undang kan direkturnya,” ujar Helfi saat ekspose temuan pabrik Minyakita di Karawang, Jawa Barat, Kamis (13/3).

Penetapan tersangka tersebut menyusul diterimanya 14 laporan terkait ketidaksesuaian takaran minyak goreng bersubsidi itu dengan label yang ada di kemasan.  (*/S-01)

BACA JUGA  Pemkot Pekanbaru Gelar Operasi Pasar Minyakita di 12 Lokasi

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Sukses Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026

KAI Logistik (Kalog) berhasil mengelola sekitar 1,9 juta ton angkutan barang sepanjang Juli 2026. Capaian tersebut menambah volume kumulatif angkutan barang yang dikelola perusahaan menjadi sekitar 10,6 juta ton hingga…

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Disebut Tengah Menuju Tanah Air

KAPAL induk pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi saat ini tengah berlayar dari Italia menuju Tanah Air. Menurut rencana, pelayaran akan memakan waktu selama 3 pekan sehingga kapal diperkirakan tiba di Indonesia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

  • August 26, 2026
Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

  • August 26, 2026
Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka

  • August 26, 2026
Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka

KAI Logistik Sukses Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026

  • August 26, 2026
KAI Logistik Sukses Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026

Persib Diharap Bisa Mengukir Prestasi di Tingkat Internasional

  • August 26, 2026
Persib Diharap Bisa Mengukir Prestasi di Tingkat Internasional

Deteksi Dini dan SADARI Dapat Sembuhkan Kanker Payudara

  • August 26, 2026
Deteksi Dini dan SADARI Dapat Sembuhkan Kanker Payudara