Kelompok Ternak di Kabupaten Sleman Dapat Bantuan Disinfektan

KELOMPOK ternak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat  bantuan disinfektan, insektisida, dan suplemen pakan, Minggu (9/2).

Bantuan itu dari Satgas Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan MajelIs Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah dan PT Cita Indonesia.

Koordinator Satgas PMK Fakultas Peternakan UGM, Hamdani Maulana menuturkan masing-masing kelompok ternak mendapatkan 6 jenis produk bantuan dari PT. Cita Indonesia.

“Pemberian bantuan kepada kelompok ternak di sekitar Ngemplak dan Sleman,”papar Hamdani, Senin (10/2).

Produk tidak hanya diberikan kepada kelompok ternak, namun juga kepada peternak individu.

Hingga saat ini sudah ada 20 Kelompok Ternak di area Sleman yang menjadi sasaran penyaluran bantuan produk dan pendampingan dalam pencegahan dan penanggulangan PMK.

BACA JUGA  61,5% Mahasiswa Baru Fakultas Peternakan UGM Menerima Subsidi UKT

“Jumlah ini masih memungkinkan untuk terus bertambah dengan mempertimbangkan tingkat penyebaran dan keparahan kejadian kasus PMK di lapangan,” katanya.

Selain pemberian bantuan, satgas juga melakukan pendataan dan menyampaikan sosialisasi terkait antisipasi dan penanganan PMK kepada para peternak.

Menurut salah satu peternak, Bagiyo, mereka merasa terbantu dengan kegiatan yang dilakukan Satgas PMK Fapet UGM.

Sosialisasi yang diberikan juga menambah wawasan baru terkait PMK kepada para peternak.

Komunikasi dan pendampingan Satgas PMK Fapet UGM kepada para peternak maupun kelompok ternak akan terus berlanjut untuk memperoleh informasi update kondisi ternak.

Serta pendampingan penggunaan produk maupun konsultasi penerapan manajemen pencegahan penyakit di area kelompok ternak. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Konsentrat Immunoboster untuk Sembuhkan Sapi Terpapar PMK

Siswantini Suryandari

Related Posts

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

TIM penyidik Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Terbaru, penyidik memeriksa saksi kunci atau “saksi…

Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

BENCANA banjir dan longsor yang terus melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengundang keprihatinan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar. Walhi menilai jika saat ini wilayah Kabupaten Bandung sedang berada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

  • April 14, 2026
Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

  • April 14, 2026
Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Timnas Indonesia Gasak Timor Leste, Vietnam Cukur Malaysia

  • April 13, 2026
Timnas Indonesia Gasak Timor Leste, Vietnam Cukur Malaysia

Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

  • April 13, 2026
Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

  • April 13, 2026
Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

Zero TB Yogyakarta Gelar ACF di Gunungkidul

  • April 13, 2026
Zero TB Yogyakarta Gelar ACF di Gunungkidul