Pendekar Bodoh Melebarkan Sayap D’Cost di Sidoarjo

PT Pendekar Bodoh melebarkan sayap bisnis restoran keluarga D’Cost di Mall Lippo Sidoarjo. D’Cost yang merupakan jaringan restoran seafood terbesar di Indonesia yang sudah memiliki sertifikat halal dan HACCP.

HACCP merupakan suatu sistem jaminan mutu bersandar pada kesadaran bahwa hazard (bahaya) dapat timbul di berbagai titik atau tahap produksi tertentu, tetapi tentu dapat dilakukan pengendalian untuk mengontrol terjadinya bahaya-bahaya tersebut.

Selain hadir dengan suasana yang nyaman dan modern, D’Cost juga memiliki lebih dari 150 menu pilihan. Berbagai menu seafood andalan yang segar dan lezat seperti menu ikan gurami asam manis, udang saus lada hitam, cumi goreng tepung, omelette seafood dan lainnya.

BACA JUGA  Pria di Sidoarjo Lampiaskan Kemarahan ke Ibu Temannya

Selain seafood, D’Cost juga menjual menu ayam dan sapi untuk melengkapi pilihan hidangan saat bersantap. Serta berbagai menu personal seperti nasi goreng, bakmi goreng, kwetiau, bihun, serta paket nasi sayur dan lauk yang juga menjadi pilihan favorit.

“Konsep baru ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Kami ingin menciptakan ruang dimana pelanggan datang ke Mall Lippo Sidoarjo, tidak hanya berbelanja, tetapi juga bisa menikmati makanan yang lezat dengan suasana yang nyaman. Kami sangat antusias menyambut para pelanggan kembali ke restoran kami yang kini hadir dengan wajah baru,” kata CEO D’Cost Henry Tejakusmana, Jumat (24/1).

BACA JUGA  Jateng Alami Deflasi 0,07% pada Agustus 2024

Target 2025

Henry menambahkan, saat ini D’Cost memiliki 65 outlet di seluruh Indonesia. Tahun ini ditargetkan menambah outlet baru hingga totalnya menjadi 80 outlet.

Nama PT Pendekar Bodoh adalah yang menaungi D’Cost. Awalnya muncul nama itu karena menjual kuliner terutama seafood kualitas mewah namun dengan harga murah. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

SEJAK menerima mandat negara pada 1999 di masa Presiden ke-3 Republik Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM membawa tugas ekonomi dan sosial yaitu menyalakan harapan bagi usaha kecil…

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pada Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,31 persen secara month-to-month (m-to-m). Sementara itu, secara year-to-date (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 1,27 persen, dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

  • August 5, 2026
PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

  • August 4, 2026
BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

  • August 4, 2026
Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

  • August 4, 2026
UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular