Program Pengusaha Mengajar Dilaksanakan di SMKN 3 Yogya

PROGRAM Pengusaha Mengajar akan dilaksanakan di SMKN 3 Yogyakarta.

Program ini merupakan inisiatif dari DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelaksanaan Program Pengusaha Mengajar diperkuat adanya perjanjian kerjasama antara Dewan Pimpinan DPP APINDO DIY dengan SMKN 3 Yogyakarta.

Penandatanganan perjanjian kerjasama dilaksanakan di SMKN 3 Yogyakarta, Kamis (23/1).

Program tersebut diinisiasi oleh DPP APINDO DIY sebuah inisiatif untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri.

Melalui program ini, siswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman dari para pengusaha.

“Kami siap menjadi trend center dan piloting project yang sesuai dengan prinsip kami untuk selalu berada di depan,” tegas Widada.

SMKN 3 Yogyakarta akan menyusun program dengan seluruh instrumen yang ada dan menyelesaikan masalah bersama-sama.

BACA JUGA  Siswa SMKN 3 Yogyakarta Sukseskan Panen Karya P5

“Setelah sukses di SMKN 3, program ini dapat dikembangkan dan diimplementasikan ke sekolah lain,” katanya.

Ketua Program Pengusaha Mengajar DPP APINDO, Samrat dalam sambutannya menegaskan pentingnya link and match antara dunia usaha dan pendidikan.

Program ini bertujuan menciptakan lulusan SMK yang memiliki nilai karakter dan produktivitas tinggi dan siap hadapi tantangan dunia kerja.

Samrat berharap sinergi antara SMKN 3 Yogyakarta dan APINDO dapat terus terjaga dan ditingkatkan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Suhirman, menyampaikan bahwa program ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. (*/S-01)

BACA JUGA  Pendidikan Vokasi Harus Jadi Bagian dari Upaya Kemerdekaan

Siswantini Suryandari

Related Posts

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

PELAKSANA Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Popy Rufaidah memastikan bahwa implementasi Wajib Halal Oktober atau kewajiban sertifikasi halal akan dilaksanakan tepat waktu yakni mulai 18 Oktober mendatang. Sebab…

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

PERJALANAN melewati kanker tidak berhenti ketika pengobatan medis selesai. Bagi para penyintas kanker, fase pascapengobatan menjadi bagian penting dari perjalanan untuk membangun kepercayaan diri, berinteraksi secara sosial, mengembangkan potensi diri,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

  • September 20, 2026
KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

  • September 19, 2026
Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Berlangsung Meriah

  • September 19, 2026
Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026  Berlangsung Meriah

Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

  • September 19, 2026
Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

  • September 19, 2026
Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

  • September 19, 2026
OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS