Prajurit TNI AL Terlibat Penembakan Bos Rental Mobil

PRAJURIT TNI AL diduga terlibat penembakan Ilyas Abdurrahman, 48, pemilik rental mobil yang tewas di rest area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak, Kamis (2/1) pagi.

Terungkapnya kasus ini setelah polisi menangkap Ajat Supriatna, yang menyewa mobil Honda Brio warna oranye di tempat persembunyiannya.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf mengatakan bahwa prajurit TNI AL itu telah sepakat membeli mobil sewaan yang dicuri Ajat dengan harga Rp40 juta.

“Jadi Ajat bukanlah pelaku penembakan. Dia berperan sebagai pencari mobil,” kata Iptu Alfian, Sabtu (4/1).

Dalam kesepakatan itu, Ajat mendapat upah Rp5 juta. Ada juga pelaku lainnya IM sebagai penadah mobil curian.

BACA JUGA  Kapolri Luncurkan Gugus Tugas Dukung Ketahanan Pangan

Namun skenario itu tidak berjalan sesuai harapan setelah pemilik rental mengetahui bahwa mobilnya dicuri oleh penyewa.

Ajat menyewa mobil sejak Selasa (31/12/2024) hingga Kamis (2/1). Ia menggunakan KTP palsu saat menyewa mobil.

KTP palsunya beralamat di Jatiuwung, Kota Tangerang. Sedangkan KTP lainnya beralamat di Pandeglang, Banten.

Ajat ditangkap saat bersembunyi di sebuah kontrakan milik saudaranya di daerah Picung, Kabupaten Pandeglang.

Dari kesaksian anak korban, tim rental bersama keluarga mengejar pelaku penggelapan mobil setelah penyewa tidak bisa dihubungi.

Penembakan di rest area

Namun pihak rental bisa melacak keberadaan mobil karena dipasangi GPS. Kemudian tim rental dan keluarga mengejar pelaku yang membawa  mobilnya.

BACA JUGA  Seorang Perempuan Otaki Pembunuhan Pacar

Dalam upaya pengejaran ini, ada mobil lain berwarna hitam yang sengaja mundur dan menabrak mobil korban. Maka terjadi kejar kejaran.

Mobil Honda Brio milik rental akhirnya berhenti di rest area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak.

Korban dan tim rental berhasil menangkap satu orang diduga pencurinya. Namun tidak disangka muncul mobil hitam di seberang kemudian menembakkan ke arah korban dan rekannya.

“Ada terdengar beberapa kali bunyi tembakan dan mengenai ayah saya dan rekannya,” ungkap Agam yang menjadi saksi meninggalnya ayahnya.

Korban Ilyas terkapar sedangkan temannya mengalami luka serius di bahu dan perut. Anggota TNI AL telah ditangkap dan diamankan. Demikian juga penadah mobil curian.

BACA JUGA  Ingin Kuasai Harta Korban, IRS Nekad Bunuh Temannya sendiri

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto membenarkan adanya keterlibatan prajurit TNI dalam kasus penembakan bos rental mobil.

“Betul sudah diamankan dan akan segera diproses lebih lanjut,” kata Jenderal Agus Subianto, Jumat (3/1). (*/ S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai…

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat volume penjaminan sebesar Rp35,8 triliun di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025. Dari total tersebut, sebanyak 577.454 pelaku usaha mikro,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

  • February 12, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

Teras Cihampelas Ditata, Pemkot Gandeng Kejari dan KPK

  • February 12, 2026
Teras Cihampelas Ditata, Pemkot Gandeng Kejari dan KPK

Farhan: Warga Kota Bandung Terdampak PBI Tetap Bisa Berobat

  • February 12, 2026
Farhan: Warga Kota Bandung Terdampak PBI Tetap Bisa Berobat

PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

  • February 12, 2026
PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

  • February 12, 2026
Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta