Prodi Informatika UII Siap Buka Pendidikan Jarak Jauh

PROGRAM Studi Informatika Universitas Islam Indonesia mulai tahun ini membuka Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Kepastian itu didapat setelah Program Studi Informatika Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Terakreditasi Baik dari LAM INFOKOM 2024.

Ketua Jurusan Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, Dr. Teduh Dirgahayu, Selasa (31/12) menjelaskan PJJ ini salah satunya dimaksudkan untuk membuka dan memberi akses yang lebih luas bagi masyarakat, utamanya lulusan SMA/MA/SMK untuk mengikuti pendidikan.

“Program Studi PJJ Informatika UII ini hadir sebagai jawaban terhadap kebutuhan pendidikan tinggi yang fleksibel, efisien, dan dapat diakses oleh masyarakat dari berbagai latar belakang dan lokasi,” jelas Teduh.

Dikatakan berbeda dengan sebelumnya,  program yang ditawarkan oleh Universitas Islam Indonesia ini dirancang untuk memberi kemudahan bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan waktu atau tempat untuk mengikuti kuliah secara konvensional.

BACA JUGA  61,5% Mahasiswa Baru Fakultas Peternakan UGM Menerima Subsidi UKT

Teknologi digital

Menurut dia, PJJ ini memanfaatkan teknologi digital dan platform pembelajaran online. Ia menjelaskan mahasiswa dapat mengakses materi kuliah, berinteraksi dengan dosen dan teman sekelas, serta mengerjakan tugas kapan saja dan di mana saja.

Teduh menjelaskan program tersebut mendapatkan Izin Pembukaan yang tertuang dalam SK Mendikbudristek Nomor 488/E/O/2024 dan telah terakreditas Akreditasi LAM Infokom dengan  SK LAM INFOKOM Nomo:156/SK/LAM-INFOKOM/Ak.Min/S/XI/2024.

Lebih lanjut dikatakan, pendidikan ini dapat diselesaikan dalam waktu 8 semester, atau paruh waktu 10 semester.

“Kuliah daring penuh melalui teknologi informasi seperti Google Education, Classroom, Zoom, Panopto, dan lainnya,” katanya.

Biaya terjangkau

Dalam pola pembelajaran ini, mahasiswa yang mengikuti pendidikan jarak jauh juga akan menjalani pembelajaran asinkron dengan satu atau dua kali pertemuan sinkron.

BACA JUGA  Wacana Satu Akun Media Sosial Dinilai Batasi Ekspresi

“Biayanya relatif terjangkau, yakni uang kuliah awal atau UKA Rp1 juta yang hanya dibayarkan sekali saat masuk dan dapat dicicil hingga dua tahun serta uang kuliah sebesar Rp4 juta per semester, yang tidak akan berubah hingga lulus. Atau dari awal masik hingga lulus sebesar Rp32 juta plus satu juta UKA,” jelasnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus gangguan dan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) lalu.…

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkapkan hasil pengamatan selama sepekan pada 7-13 Agustus, terjadi 1.205 gempa dan 98 kali awan panas guguran. Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden