Appstinence Komunitas Anti Gadget Ciptaan Mahasiswa Harvard

GABRIELA Nguyen, mahasiswa magister di Harvard Graduate School of Education (HGSE), memilih berhenti total dari media sosial dan bahkan tidak lagi menggunakan ponsel pintar setelah merasa ketergantungan digital mengganggu fokus dan kehidupannya.

Nguyen, 24 tahun, kemudian mendirikan organisasi mahasiswa Appstinence, yang bertujuan membantu mahasiswa HGSE dan masyarakat luas mengurangi hingga meninggalkan media sosial.

Menurutnya, banyak anak muda kesulitan lepas dari media sosial karena mereka tidak pernah hidup tanpanya. “Karena itu dalam riset adiksi, abstinensi punya peran besar, ketika Anda menghilangkan stimulusnya, Anda bisa memahami seberapa besar kontrol yang dimilikinya atas diri Anda,” ujar Nguyen.

Ia kemudian menyusun metode bertahap bernama 5D, yang meliputi mengurangi akses, menonaktifkan akun, menghapus akun, menggunakan perangkat transisi seperti ponsel lipat, hingga benar-benar meninggalkan media sosial.

BACA JUGA  AI dan Coding Diajarkan di SD, Pakar UGM Ingatkan Dampaknya
Appstinence, yang bertujuan membantu mahasiswa HGSE dan masyarakat luas mengurangi hingga meninggalkan media sosial.
Gabriela Nguyen, mahasiswa magister di Harvard Graduate School of Education (HGSE) pendiri Appstinence. (MN/dok HGSE)

Dikutip dari laman HGSE, Nguyen mengaku mulai mengalami dampak negatif media sosial sejak usia 15 tahun, ketika penggunaan Instagram membuatnya sulit berkonsentrasi. Berbagai teknik digital detox tidak memberikan hasil hingga ia memutuskan berhenti sepenuhnya.

“Begitu saya benar-benar meninggalkan produk-produk itu, saya menemukan ketenangan yang saya cari,” katanya.

Perubahannya tidak terjadi seketika, tetapi perlahan ia merasakan fokus yang lebih baik, berkurangnya distraksi, lebih banyak interaksi tatap muka, dan peningkatan kesejahteraan.

Kini, Appstinence menyediakan layanan pembinaan, advokasi, dan riset mengenai dampak distraksi digital, termasuk di lingkungan kelas. Gerakan ini menarik perhatian dari kalangan akademisi, orang tua, sekolah, hingga tokoh seperti Jonathan Haidt dan Ariana Huffington.

BACA JUGA  Mengapa Media Sosial Bikin Kita Tidak Percaya Diri

Nguyen berencana melanjutkan pengembangan Appstinence setelah lulus, dengan misi mendorong masyarakat kembali hidup lebih sadar dan tidak bergantung pada media sosial. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • July 24, 2026
Sri Sultan Bahas Isu Kebangsaan Bersama Gerakan Nurani Bangsa

GUBERNUR  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima silaturahmi para tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Keraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7)…

Manohara Hotel Tawarkan Jelajah Goa Jomblang

THE Manohara Hotel Yogyakarta terus berinovasi. Mereka mengajak para tamu untuk mengikuti paket wisata dengan menjelajahi destinasi unik dan ikonik di Yogyakarta, Jomblang Cave Excursion Package. Sebagai hotel berbintang yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

UGM Gandeng Indosat-NVIDIA Luncurkan AI Technology Center

  • August 14, 2026
UGM Gandeng Indosat-NVIDIA Luncurkan AI Technology Center

Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

  • August 14, 2026
Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

  • August 14, 2026
Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

  • August 13, 2026
Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa