
BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur, Jawa Barat, telah membentuk dua Desa Bersih Narkoba (Bersinar) selama 2024.
Desa Bersinar di Desa Cipanas Kecamatan Cipanas dan Desa Cipetir Kecamatan Cibeber.
Kepala BNNK Cianjur, M Affan Eko BS mengatakan Desa Bersinar merupakan salah satu bentuk advokasi dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat.
Termasuk mendorong kebijakan yang mendukung pencegahan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“Advokasi ini digencarkan BNN melalui program prioritas nasional bernama Desa Bersinar dan Sekolah Bersinar,” kata M Affan, Selasa (24/12).
Program Desa Bersinar berbasis sumber daya pembangunan desa dan Sekolah Bersinar fokusnya kepada pendidikan antinarkoba di kalangan remaja.
“Di Kabupaten Cianjur, selama 2024 telah dibentuk Desa Bersinar di Desa/Kecamatan Cipanas dan Desa Cipetir Kecamatan Cibeber,” kata Affan saat konferensi pers di Kantor BNNK Cianjur
Dari program Desa Bersinar itu, kata Affan, telah mencetak 61 orang relawan di dua desa tersebut.
BNNK Cianjur giatkan Desa Bersinar
Affan menuturkan Desa Bersinar mengintegrasikan program pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi secara menyeluruh di tingkat masyarakat.
“Upaya ini melibatkan partisipasi aktif dari dinas-dinas terkait, perangkat daerah, serta masyarakat setempat dengan mengedepankan pendekatan berbasis komunitas,” terangnya.
BNNK Cianjur berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) untuk mengimplementasikan program P4GN pada penggunaan anggaran Dana Desa.
“Sehingga, aparatur desa terfasilitasi melaksanakan program P4GN di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.
Salah satu inovasi yang sudah dilakukan BNNK Cianjur yakni melalui kegiatan workshop pegiat P4GN.
Implementasinya dilakukan dengan mengumpulkan 32 camat di Kabupaten Cianjur menghasilkan rencana aksi atau komitmen masing-masing 3 desa atau lebih di masing-masing kecamatan, untuk menjadi percontohan atau pilot project pada 2025.
Affan juga menuturkan pada program Sekolah Bersinar selama 2024 telah membentuk 6 Sekolah Bersinar.
Berdasarkan perjanjian kerja sama, di beberapa sekolah sudah dilaksanakan dialog interaktif remaja.
“Ini dianggap sangat efektif mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda,” kata Affan.
Sebab, kalangan remaja cenderung dipengaruhi teman sebaya dalam banyak aspek kehidupan, termasuk perilaku sosial dan pilihan gaya hidup.
Kehadiran teman sebaya sebagai mentor memiliki pengalaman positif dapat memberikan pengaruh lebih besar mengubah pola pikir dan perilaku remaja. (Zea/S-01)







