DPRD Riau Pertanyakan 41 Mobil Dinas Pemprov di Jakarta

DPRD Riau melalui Komisi III mempertanyakan sebanyak 41 kendaraan dinas di Badan Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di Jakarta. Pasalnya, penggunaan kendaraan dinas yang sangat banyak itu patut dicurigai adanya dugaan pemborosan uang rakyat.

Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri mengatakan pihaknya berencana untuk melakukan audit penggunaan kendaraan dinas tersebut. Hal itu demi akuntabilitas pemanfaatan aset pemerintah daerah Riau di Jakarta agar tidak terjadi penyalahgunaan.

“Kami terkejut mendengar ada 41 mobil dinas di Badan Penghubung Pemprov Riau di Jakarta. Kenapa banyak sekali? Untuk apa saja?” kata Edi, Kamis (19/12).

Ia menjelaskan, sangat penting untuk memastikan kendaraan dinas dari uang rakyat itu digunakan sesuai peruntukannya. Hal itu agar tidak ada pihak yang tidak berhak memanfaatkan fasilitas tersebut.

BACA JUGA  Para Guru Honorer di Jakarta Diminta Ikut Seleksi KKI Tahun Ini

“Aset pemerintah harus digunakan oleh yang berwenang. Jangan ada yang tidak berhak menggunakan mobil dinas ini,” ujar politisi Partai Gerindra itu.

Harus transparan

Ia mengungkapkan, beberapa unit kendaraan di Badan Penghubung Pemprov Riau memang digunakan untuk keperluan dinas pejabat Pemprov Riau, termasuk Gubernur dan Pimpinan DPRD. Akan tetapi patut dipertanyakan dengan jumlah kendaraan yang sangat banyak,tersebut.

“Ada Alphard, ada juga mobil sedan, tapi paling banyak jenis Innova. Kami meminta data jelas, termasuk audit siapa saja yang menggunakan mobil dinas ini di Jakarta,” jelasnya.

Ia menegaskan, penggunaan aset pemerintah, termasuk kendaraan dinas, harus transparan dan sesuai aturan. Pasalnya, mobil dinas plat merah dibeli memakai uang rakyat Riau sehingga jangan terjadi penyelewengan.

BACA JUGA  Tujuh Siswa SD Asal Humbahas Ikuti GIP di Jakarta

“Harus jelas dan sesuai aturan. Apalagi kendaraan dinas itu dari uang rakyat,” tegasnya. (Rud/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mendapati Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan, Sidoarjo belum memenuhi standar. Hal tersebut diketahui…

Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

GUBERNUR Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Jawa Timur bersama 36 kabupaten/kota se-Jatim, Senin (30/3). Sebelumnya, Kota Surabaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 Adisutjipto Terjadi Lonjakan Penumpang

  • April 1, 2026
Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 Adisutjipto Terjadi Lonjakan Penumpang

Dibungkam Bosnia-Herzegovina, Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia

  • April 1, 2026
Dibungkam Bosnia-Herzegovina, Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia

Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

  • March 31, 2026
Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

  • March 31, 2026
Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

  • March 31, 2026
Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

  • March 31, 2026
Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata