Mata Pelajaran AI dan Coding akan Diajarkan Mulai Kelas 4 SD

MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan mata pelajaran Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan coding akan diajarkan kepada murid sekolah dasar (SD) sejak di bangku kelas 4.

“Untuk SD itu tidak mulai kelas 1 ya, tapi nanti mulai kelas 4, kelas 5, atau kelas 6,” kata Abdul Mu’ti di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro, Kota Yogyakarta, Rabu (12/11).

Materi mengenai AI dan coding tersebut bukan mata pelajaran  wajib tetapi mata pelajaran pilihan.

Mendikdasmen mengungkapkan gagasan terkait mata pelajaran baru tersebut bukan hal baru, Sebab sejumlah SD di Indonesia sudah ada yang mengajarkan.

“Ternyata beberapa SD di Jakarta, bahkan di Aceh itu sudah ada yang mengembangkan coding untuk SD,” ujar Mu’ti.

BACA JUGA  AI dan Coding Diajarkan di SD, Pakar UGM Ingatkan Dampaknya

Untuk tenaga pengajar kemungkinan merekrut tenaga baru atau bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang menyelenggarakan pelatihan AI dan coding.

Untuk format perekrutan tenaga pengajar mata pelajaran baru itu masih akan dibahas. Termasuk melatih para lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Pelajaran AI dan coding untuk SD dan SMP

Sebelumnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pesan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar mengupayakan penerapan mata pelajaran AI dan coding di tingkat satuan pendidikan SD dan SMP.

“Jadi jangan sampai kita kalah dengan India. Karena sekali lagi bapak-ibu, ya untuk menuju Indonesia emas kita butuh generasi emas,” ucap Wapres.

“Kita ingin lebih banyak lagi ahli-ahli coding, ahli-ahli AI, ahli-ahli machine learning, dan lain-lainnya,” lanjut Wapres dalam Rakor Evaluasi Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Senin (11/11). (*/S-01)

BACA JUGA  AI dan Coding Diajarkan di SD, Pakar UGM Ingatkan Dampaknya

Siswantini Suryandari

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit