Terinspirasi Gibran, Ketua HIPMI Tasikmalaya Siap Maju Jadi Calon Wali Kota

JELANG Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat sejumlah tokoh mulai muncul untuk menjadi calon calon Wali Kota. Beberapa di antara mereka bahkan mendaftarkan diri dengan mengambil formulir dan mengembalikannya ke DPC PPP, Demokrat, PDI Perjuangan, ataupun dan PKB di Kota Tasikmalaya.

Mereka yang sudah mendaftarkan diri tersebut yakni mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, pengusaha bus keluarga besar Mayasari group Azis Rismaya Mahpud, artis Diki Candra, kader PPP dan sebagai pengusaha Abdul Kolik, Sekretaris Daerah (Sekda), Ivan Diksan Hasanudin.

Ada juga Ketua DPC PDIP Muslim, Mantan Wali Kota Tasikmalaya Muhamad Yusuf, bendahara Demokrat Siti Hajar Nurjamah, Anggota DPRD Provinsi Jabar Partai Gerindra, Viman Alfarizi Ramadhan, Kader PPP Agus Wahyudin, kader PKS Dede Muharam, kader PPP Yanto Aprianto dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tasikmalaya Arif Hidayat Putra.

BACA JUGA  Sambut HUT RI, Bupati Tasikmalaya Kukuhkan Anggota Paskibra

Menurut Arif Hidayat, keberaniannya untuk maju karena terinspirasi dari Wakil Presiden RI terpilih Gibran Rakabuming Raka. Ia pun telah mengambil formulir pendaftaran di Desk Pilkada DPC PPP, Demokrat dan PKB.

“Kami terinspirasi Wakil Presiden RI terpilih, Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam kontestasi Pilkada Kota Tasikmalaya dengan didampingi para pengurus Hipmi Tasikmalaya. Kami jujur saja, Mas Gibran menjadi inspirasi saat pilpres kemarin dan alhamdulilah terpilih. Dan kami akan berjuang memajukan ekonomi, kesejahteraan bagi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan menekan angka pengangguran dan stunting di Kota Tasikmalaya,” katanya, Kamis (25/4/2024).

Meski begitu ebagai pendatang baru ia butuh masukan dari berbagai pihak. Sebab meskipun politik dengan dunia usaha serupa tapi tak sama dan yang penting ada kemauan dahulu layaknya dalam bisnis. Akan tetapi, usaha yang dilakukan bukan hanya soal modal tapi ada strategi lainnya harus jalan dan ke depannya jika dipercaya masyarakat akan memujudkan Kota Santri lebih maju terutama dalam bidang perekonomian.

BACA JUGA  Tim SAR Stop Pencarian Dua Petani yang Tertimbun Longsor

“Kami memiliki usaha sebagai pemilik kopi Siloka akan mencoba mewakili aspirasi kaum milenial dan gen z. Karena, banyak potensi yang bisa didorong lebih baik lagi ke depannya agar bisa menurunkan angka pengangguran, kemiskinan hingga memaksimalkan sesuatu dan saya juga dapat dorongan teman-teman pengusaha muda supaya maju dalam pesta demokrasi lima tahunan ini,” ujarnya. (GG/L-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

AKIBAT masih maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan pangan. Wali Kota Bandung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG