
SAAT menguji keandalan jaringan komunikasi dengan cara menggelar siniar (podcast) di atas bus yang berjalan dari Jakarta sampai di Yogyakarta yang berlangsung 13 jam tanpa henti, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mendapat penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Perjalanan menggunakan bus dari Jakarta yang berakhir di Lapangan Mandala Garuda Candi Prambanan, Sleman ini berlangsung pada Selasa lalu dengan melintasi pantai utara Jawa.
CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengaku bangga dengan capaian tersebut. Menurut dia, penghargaan MURI tersebut menyimbolkan kesiapan, ketahanan dan kerja keras.
Beri apresiasi
Vikram Sinha juga mengapresiasi tim kreasi “Gang Do It” yang menjadi motor penggerak pelaksanaan siniar.
“Semangat dan kreativitas tim mencerminkan nilai yang diusung Indosat dalam menghadirkan layanan berbasis semangat customer love,” jelasnya.
Ia menambahkan keberhasilan yang dicapai ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem teknologi global. Sejumlah mitra seperti Nokia dan Huawei turut berkontribusi memastikan performa jaringan tetap stabil.
Mudik lebaran
Pada kesempatan itu, SVP Head of Network Operations Indosat, Raden Tofan Akbar, mengungkapkan keberhasilan siniar 13 jam ini juga menunjukkan kesiapan Indosat Ooredoo Hutchison dalam menghadapi arus mudik lebaran.
Menurut dia, Indosat punya tanggung jawab besar untuk memastikan lebih dari 100 juta pelanggan tetap terhubung dengan keluarga selama perjalanan mudik.
“Kami ingin memastikan pelanggan tetap bisa berbagi momen, menonton konten, atau sekadar menelepon orang tua saat perjalanan mudik. Itulah wujud nyata komitmen customer love,” ujarnya.
EVP Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, menambahkan bahwa penguatan jaringan difokuskan pada jalur strategis seperti Pantura dan jalur selatan. Perusahaan juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk memprediksi lonjakan trafik di titik-titik rawan kepadatan. (AGT/N-01)








