
PREDIKAT Raja Sepak Bola Eropa 2024 menjadi milik Spanyol. Ini kali keempat tim berjuluk La Furia Roja memenangi ajang Euro 2024 Jerman.
Spanyol memastikan gelar juara Eropa keempat setelah membekuk Inggris 2-1 pada laga final di Berlin, Jerman, Senin WIB.
Torehan kejayaan keempat itu menambah tiga trofi juara Eropa sebelumnya yang dimenangi Spanyol, yakni pada 1964, 2008, dan 2012.
Spanyol kini menjadi pemegang Euro terbanyak sepanjang sejarah, melewati Jerman yang memiliki tiga gelar.
Laga pamungkas di Stadion Olympiastadion, Berlin, Spanyol unggul melalui gol Nico Williams dan Mikel Oyarzabal. Sedangkan gol balasan Inggris dan sempat membuat skor menjadi imbang 1-1, dilesakkan Cole Palmer.
Bagi Inggris, hasil ini menjadi kegagalan kedua di partai puncak Euro secara beruntun.
Di edisi sebelumnya, Euro 2020, Inggris harus takluk di kandang sendiri–Stadion Wembley, London–kalah adu penalti dari Italia.
Di laga final Euro 2024 Jerman, sejak menit awal Spanyol mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu.
Anak asuh Luis de la Fuente memberikan ancaman lewat tendangan Nico Williams yang masih dapat diblok John Stones.
Selanjutnya, giliran Robin Le Normand yang mencoba memberikan ancaman kepada Inggris.
Namun, tendangan salto Normand masih menyamping dari gawang yang dijaga Jordan Pickford.
Skuad La Furia Roja terus berupaya untuk mencuri keunggulan terlebih dahulu, kendati usaha itu belum kunjung membuahkan hasil.
Sementara itu, menjelang berakhirnya babak pertama, Inggris mendapatkan peluang lewat tendangan Phil Foden, namun bola masih mengarah kepada Unai Simon sehingga skor 0-0 untuk kedua negara tetap bertahan.
Mencuri gol
Memasuki babak kedua, Spanyol mampu mencuri gol cepat lewat tendangan keras Nico Williams setelah menerima umpan dari Lamine Yamal sehingga skor berubah menjadi pemain 1-0 pada menit ke-47.
Meski mampu unggul terlebih dahulu, Spanyol kembali menciptakan peluang lewat tendangan Dani Olmo. Sayang, tendangannga masih menyamping dari gawang Inggris.
Inggris menyamakan kedudukan pada menit ke-73 lewat tendangan dari luar kotak penalti Cole Palmer yang membobol gawang Spanyol sehingga skor kembali sama kuat 1-1.
Spanyol tak tinggal diam setelah Inggris menyamakan kedudukan dan berhasil unggul kembali pada menit ke-86, setelah umpan silang Marc Cucurella dapat dikonversikan menjadi gol oleh Mikel Oyarzabal sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Pada sisa waktu pertandingan, Inggris terus berupaya untuk setidaknya memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.
Tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Spanyol tetap bertahan.
Sekali lagi, Spanyol berjaya sebagai Raja Sepak Bola Eropa. Sebaliknya, Inggris tidak jua mengakhiri paceklik gelar semenjak memenangi Piala Dunia 1966. (W-01)









