
PERSIJA Jakarta mendapat kado istimewa pada ulang tahunnya ke-97 berupa kemenangan atas PSIM Yogyakarta. Dalam duel lanjutan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (28/11) malam WIB, Macan Kemayoran menang 2-0 lewat gol Maxwell dan Allano.
Persija memecah kebuntuan melalui gol Maxwell pada menit ke-78, sebelum Allano De Souza menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0 lewat golnya pada menit ke-90+5.
Tambahan tiga poin itu mengokohkan posisi Persija di posisi kedua klasemen sementara Super League dengan 29 poin. Sedangkan PSIM tertahan di posisi keempat dengan 22 poin.
Selamat dari kekalahan

Pada laga sebelumnya, Dendi Sulystiawan menyelamatkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dari kekalahan saat menghadapi Persebaya lewat golnya pada menit 90+8. Dalam duel di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandarlampung, Jumat (28/11) kedua tim bermain imbang 1-1.
Dalam laga tersebut, tim tamu unggul terlebih dahulu pada menit 82 lewat gol bunuh diri Putu Gede. Skor 1-0 untuk tim tamu itu sepertinya akan berakhir sebelum Dendi mencetak gol di injury time.
Dengan hasil itu Bhayangkara tetap di peringkat 7 pada klasemen dengan 19 poin dari 13 laga. Sedangkan Persebaya satu tingkat di bawahnya dengan poin 17.
Menyesal
Selepas laga, pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengakui bahwa penyelesaian akhir masih menjadi kendala anak-anak asuhnya.
“Kami sudah berusaha untuk menang pada laga ini, tapi ada kendala di tim ini terutama penyelesaian akhir,” katanya.
Senada, pelatih sementara Persebaya Uston Nawawi juga kecewa dengan hasil itu. “Kami sangat kecewa karena kebobolan menit akhir,” katanya. (*/N-01)







