
PERSEBAYA Surabaya harus puas mendapat satu poin seusai ditahan imbang Arema FC 1-1 dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (22/11).
Dalam pertandingan tersebut, tim tamu Arema FC unggul lebug dulu pada menit ke-63 setelah Dime Dimov melakukan gol bunuh diri. Sedangkan gol balasan Persebaya dicetak Bruno Moreira pada menit ke-73.
Dengan hasil imbang tersebut, Persebaya masih menempati posisi ke-8 dengan poin 16, sedangkan Arema FC satu strip di bawahnya (kesembilan) dengan poin sama.
Persebaya yang di hadapan pendukungnya berupaya menekan sejak awal. Tetapi tim tamu masih mampu meredam tekanan itu sambil sesekali melakukan serangan balik.
Namun hingga babak pertama berakhir, kedua tim tetap gagal memasukan bola.
Pegang kendali
Di babak kedua, permainan tidak berubah dengan Persebaya sedikit lebih memegang kendali. Petaka bagi Persebaya hadir pada menit ke-63. Umpan Valdesi ke kotak penalti mengenai Dime Dimov dan berubah arah menjadi gol bunuh diri.
Sayangnya, dua menit berselang, Arema FC harus bermain dengan 10 orang setelah Metius diganjar kartu kuning kedua akibat melanggar Perovic pada menit ke-65. Kesempatan itu tidak disia-siakan untuk menyakaman kedudukan.
Bruno Moreira berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-73 setelah lolos dari kawalan pemain Arema. Skor 1-1 itu bertahan hingga akhir laga.
Menang di kandang
Berbeda dengan Persebaya, PSIM Yogyakarta sukses memanfaatkan posisinya sebagai tuan rumah. Saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC, di Stadion Sultan Agung, Sabtu (22/11), tim berjuluk Laskar Mataram itu menang 1-0.
Satu-satunya gol kemenangan PSIM dalam laga kandang itu dicetak Rahmatshoh pada menit ke-38 setelah memanfaatkan umpan tarik Fahreza di sisi kanan.
Hasil itu membuat PSIM naik ke peringkat keempat Klasemen Super League sementara dengan 22 poin dari 12 laga. Bhayangkara tetap di posisi ketujuh dengan 18 poin. (*/N-01)









