
SEJUMLAH klub biasanya memanfaatkan jeda internasional untuk tetap berlatih. Hal itu pula yang dilakukan PSS Sleman. Mereka memanfaatkan jeda internasional untuk meningkatkan kualitas pemain.
Pelatih kepala Mazola Junior menjelaskan latihan pada masa jeda internasional ini dititik beratkan pada latihan untuk memantapkan kekuatan fisik, taktik dan bahkan koordinasi tim.
“Kami terus mempersiapkan diri di tengah jeda internasional kompetisi BRI Liga 1-2024/25. Jadwal padat liga akan menanti PSS pada pekan berikutnya,” kata Pelatih Kepala PSS Mazola Junior, Senin (11/11) di Sleman.
Materi latihan di jeda kompetisi ujarya, tidak ada perbedaan dengan sesi latihan sebelumnya. Latihan yang dilakoni penggawa Super Elja masih sama yakni peningkatan aspek taktik dan ketahanan mental.
“Mengenai materi latihan masih sama seperti sebelumnya. Tentu saja persiapan yang kami lakukan secara kualitas harus lebih baik dari pekan sebelumnya,” ucapnya.
Jadwal padat
Menurut dia persiapan tim PSS pada jeda kompetisi menjadi titik krusial sebelum kompetisi kembali digelar, Kamis (21/11/2024) mendatang.
Intensitas latihan jelasnya, ditingkatkan untuk persiapan menghadapi jadwal padat setelah jeda internasional dengan tujuh pertandingan di 35 hari.
“Kami harus siap menjalani jadwal padat tersebut,” tuturnya.
Memanfaatan waktu jeda ini, imbuhnya, skuad Laskar Sembada diharapkan dapat tampil konsisten dan memberikan hasil maksimal pada setiap laga. Para pemain dan tim pelatih berkomitmen untuk menjaga fokus dan motivasi agar dapat bersaing di kompetisi dengan performa terbaik.
Ia menegaskan intensitas latihan yang meningkat sangat penting bagi kami menjaga fisik dan kesiapan mental menjalani pertandingan dengan jadwal padat.
“Kami siap menghadapi tantangan tersebut dan bertekad memberikan hasil yang terbaik dari setiap pertandingan yang dijalani,” kata Coach Mazola.
Pemain muda
Jeda panjang kompetisi menjadi harapan Coach Mazola kepada para pemain mudanya untuk sungguh-sungguh menjalaninya dengan optimal. Ia juga menginginkan para pemain muda bisa belajar cepat sehingga kompetisi kembali berjalan mereka semakin berkembang.
“Para pemain muda harus bisa memanfaatkan jeda kompetisi ini dengan baik agar mereka bisa meningkatkan aspek teknik dan mentalitas bertanding. Apalagi menjalani kompetisi dengan jadwal padat setiap pemain harus siap diturunkan karena hal ini menjadi antisipasi apabila terjadi hal krusial terjadi,” tegasnya. (AGT/N-01)








