Dico-Ali Gugat Pencalonan Mereka Ditolak KPU Kendal

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) belum juga mulai namun sudah terjadi gugatan karena ada pasangan ditolak oleh KPU Kendal.

Dico M Ganinduto-Ali Nurdin yang mencalonkan sebagai pasangan bupati dan wakil Bupati Kendal resmi mengajukan gugatan ke Bawaslu Kendal, Jumat (30/8).

Dico M Ganinduto adalah petahana. Ia akan maju untuk kedua kalinya.

Pasangan Dico dan Ali Nurdin menggugat karena berkas pendaftaran keduanya dikembalikan oleh KPU Kendal saat mereka mendaftar sebagai peserta Pilkada 2024, Kamis (29/8).

Artinya mereka berdua tidak bisa mencalonkan di Pilkada Kendal

Dico adalah kader Golkar yang mendaftarkan melalui partai lain PKB.

Sementara PKB sudah mendaftarkan dukungan pasangan Dyah Kartika Permanasari-Benny Karnadi.

BACA JUGA  Distribusi Logistik Pilkada ke Daerah Terpencil dengan Perahu

Itulah menjadi penyebab KPU Kendal menolak pendaftaran Dico dan Ali Nurdin.

Lucunya meski PKB telah mengajukan dukungan ke Dyah-Benny, pendaftaran pencalonan Dico-Ali juga ditemani sejumlah petinggi DPC PKB.

“Gugatan ini kami ajukan sesuai prosedur yang ada dan kami patuh pada aturan yang ada,” kata Dico setelah mendaftarkan gugatan ke Bawaslu.

Ketua Bawaslu Kendal Hevy Indah Oktaria menyatakan gugatan Dico sudah diterima,

Proses verifikasi kelengkapan hingga keputusan hasil gugatan membutuhkan waktu sekitar 12 hari sejak gugatan pertama kali masuk dan teregister.

Nama Dico mulai mencuat saat Prabowo-Gibran memenangi Pilpres 2024. Ia kemudian digadang-gadang menjadi calon wali kota Semarang. Namun kemudian batal.

BACA JUGA  Sat Brimob Polda Jateng Kawal Distribusi Surat Suara Pilkada

Ia batal nyalon ke Semarang lantaran Dico akan ditarik ke Jakarta untuk memperkuat tim Gibran dalam menjalankan pemerintahan.

Tawaran itu sepertinya tidak membuatnya tertarik. Buktinya ia memilih mencalonkan sebagai bupati Kendal untuk periode kedua dengan menggunakan bendera PKB bukan Golkar. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara semakin kompetitif. Negara-negara ASEAN terus meningkatkan kualitas tim, termasuk melalui rekrutmen pemain naturalisasi dan pemain dari berbagai…

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

Penyanyi Indonesia, Nowela Elisabeth dan Suara 5 tampil dalam special performance pada pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa