KPUD Bali masih Temukan Pemilih sudah Meninggal

KPUD kabupaten dan kota di Bali masih menemukan pemilih sudah meninggal tetapi masih terdaftar sebagai pemilih.

Pemilih yang sudah meninggal bisa terdaftar karena tidak ada dokumen resmi yang menjelaskan kalau pemilih tersebut sudah meninggal.

“Secara de jure, KPUD tidak bisa mencoret begitu saja pemilih yang sudah meninggal tanpa ada akta kematian atau surat keterangan lainnya dari desa atau kelurahan. Jadi dia tetap saja terdaftar. Untuk temuan ini kami meminta agar segera koordinasi dengan Dukcapil atau desa dan kelurahan setempat,’ ujar Ketua KPUD Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan dI Denpasar, Kamis (18/7) sore.

Selain itu persoalan KTP elektronik juga menjadi masalah. Petugas menemukan kasus satu nama dengan dua NIK berbeda. Dan ada dua NIK untuk satu nama yang sama. Ada juga warga sudah ditetapkan sebagai pemilih tetapi tidak punya KTP.

BACA JUGA  Kapolda Jateng Ingatkan Polarisasi Pilkada Serentak

“Bagaimana mungkin ada NIK sama untuk dua orang, ada juga satu orang dengan dua NIK. Jadi komputer memang canggih. Ada single identity number, ada irisan wajah, ada sidik jari. Tetapi buktinya, ada temuan lapangan dan ini fakta,” ungkapnya.

Ia telah meminta KPUD kabupaten dan kota diminta untuk segera berkoordinasi dengan Dukcapil agar melakukan sistem jemput bola, segera turun ke desa dan kelurahan untuk melakukan perekaman KTP.

Persoalan lain yang cukup rumit adalah pemilih di TPS. Saat ini jumlah TPS di Bali sebanyak 6783 TPS. Data ini merujuk pada Pilpres dan Pileg lalu. Namun bila pemilihnya bertambah maka akan didistribusikan ke TPS terdekat.

BACA JUGA  Terinspirasi Gibran, Ketua HIPMI Tasikmalaya Siap Maju Jadi Calon Wali Kota

Bila melebihi kapasitas sampai 600 pemilih sesuai DPT maka akan dibuatkan TPS baru di desa atau kelurahan yang bersangkutan. “Ini lagi berproses. Jumlah TPS bisa bertambah sesuai dengan kondisi lapangan yang ada,” kata mantan ketua KPUD Bangli ini.

Pemutakhiran data

KPUD Bali terus melakukan pemutakhiran data pemilih di seluruh Bali sebelum penetapan daftar pemilih tetap pada 22 September 2024.

Ketua KPUD Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan mengatakan KPUD Bali bersama KPUD Kabupaten dan Kota di Bali serta seluruh jajaran terkait seperti PPK, PPS telah bekerja keras melakukan pemutakhiran data pemilih di Bali.

Jumlah sementara pemilih di Bali sesuai data Dukcapil sebanyak 3,2 juta orang dengan total TPS sebanyak 6783 yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali.

BACA JUGA  ASN Bali Diminta Jadi Pelopor Penggunaan Kendaraan Listrik

“Pemutakhiran data pemilih sudah terus dilakukan. Coklit yang berdasarkan jadwal akan berakhir pada 24 Juli 2024. Untuk di Bali, coklit sudah 100% selesai pada 17 Juli 2024 pukul 23.00 WITA,” pungkasnya. (Aci/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

KPU Tetapkan Cecep-Asep Jadi Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menggelar rapat pleno terbuka menetapkan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya di Hotel Al-Hambra, Kecamatan Singaparna, Rabu (28/5). Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami…

Pasangan Cecep-Asep Resmi Jadi Bupati Tasikmalaya

PASANGAN calon Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya nomor urut 02, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi dipastikan menjadi pemenang dalam sidang keputusan yang dibacakan Mahkamah Kontitusi (MK), Senin (26/5). Seusai pembacaan keputusan keduanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus