Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

SPANYOL sukses menyegel tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belgia 2-1 dalam laga di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB. Fabian Ruiz dan Mikel Merino yang menjadi penentu kemenangan Spanyol. The Red Devils membalas sekali via Charles De Ketelaere.

Sebelumnya, Prancis lebih dulu memasan tempat di babak empat besar setelah melibas Maroko 2-0. Dalam laga itu Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele menjadi pahlawan les Bleus lewat gol mereka.

Tidak pelak, bentrok dua raksasa Eropa itu di babak empat besar pun tidak terhindarkan. Mereka dipaksa harus baku bunuh demi mendapat tiket ke babak final. Sesuai jadwal Spanyol akan menantang Prancis pada semifinal final di Stadion Dallas, Amerika Serikat (AS), Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB.

BACA JUGA  Ikon Sinema Prancis Brigitte Bardot Wafat di Usia 91

Tentu itu akan menjadi laga yang amat berat kedua tim. Hal itu pun tidak dimungkiri arsitek Spanyol, Luis de la Fuente.

“Tentu saja, adil untuk mengatakan bahwa kami harus bekerja keras demi mencoba mengalahkan Prancis. Kami tidak akan terobsesi dengan level mereka. Ini adalah duel antara satu tim luar biasa melawan tim luar biasa lainnya,” kata De la Fuente dikutip laman daring FIFA.

Tetap yakin menang

Penyerang Spanyol, Lamine Yamal mencoba menggiring bola dengan dibayangi pemain Belgia. (Dok.IG)

Kendati demikian Luis de la Fuente tetap yakin tim asuhannya memiliki kemampuan mengalahkan Prancis. Hal itu karena dia melihat perkembangan para pemainnya.

Apalagi La Furia Roja memiliki rekor cukup bagus ketika menghadapi Prancis. Pada dua pertemuan sebelumnya, Spanyol menang 5-4 di semifinal UEFA Nations League 2025 dan menang 2-1 di semifinal Euro 2024.

BACA JUGA  Belgia Disengat Slovakia di Laga Pertama Euro 2024

“Saya pikir wajar jika kami berpikiran bisa mengalahkan Prancis. Tapi tentu saja kami harus bekerja keras untuk mewujudkannya.

“Kami adalah satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan mereka dua kali. Tim hebat akan berhadapan dengan tim hebat lainnya,” kata De la Fuente.

Senada, penyerang Spanyol Lamine Yamal juga mengaku tidak takut menghadapi Prancis. “Ada dua kemungkinan: mereka mencapai final Piala Dunia ketiga secara beruntun, atau kami mengalahkan mereka. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kami sama sekali tidak takut,” ujar Yamal. (*/N-01)

BACA JUGA  Stasiun Tuntang Pernah Disinggahi Penyair Arthur Rimbaud

Dimitry Ramadan

Related Posts

Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

JAVA United sepertinya mulai menemukan sentuhan terbaiknya. Hal itu dibuktikan tim yang musim lalu masih bernama Malut United itu dengan memetik kemenangan kedua beruntunnya di Super League. Kali ini tim…

KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

PELAKSANA Tugas (Plt) Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Achmad Taufik Husein mengungkapkan pihaknya menyita barang bukti uang tunai senilai Rp5,4 miliar, emas, dan kripto dari operasi tangkap tangan (OTT)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

  • October 16, 2026
Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

  • October 16, 2026
Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

  • October 16, 2026
KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

  • October 16, 2026
Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

  • October 16, 2026
Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya

  • October 16, 2026
Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya