
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah menyambut baik rencana pemerintah pusat memberikan insentif Rp1 juta per bulan bagi guru agama mulai 2027. Pemprov Jateng siap melakukan sinkronisasi data bersama Kementerian Agama agar program tepat sasaran.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan guru agama memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan mereka perlu terus diperkuat.
Menurutnya, Pemprov Jateng selama ini telah memberikan insentif kepada sekitar 230 ribu guru agama. Namun masih ada puluhan ribu guru Madrasah Diniyah dan TPQ yang belum menerima bantuan tersebut.
“Dengan adanya rencana program dari pemerintah pusat, kami siap menyajikan dan menyinkronkan data bersama Kanwil Kemenag agar bantuan tepat sasaran,” kata Gus Yasin seusai menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Kanwil Kemenag Jateng, Rabu (24/6/2026).
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengatakan DPR RI telah menyetujui tambahan anggaran Kementerian Agama dalam pagu indikatif 2027, termasuk untuk honorarium guru honorer madrasah.
Menurutnya, insentif yang tengah dibahas sebesar Rp1 juta per bulan untuk setiap guru. Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. (HTM/M-01)






