
LAJU tim panahan putri Indonesia pada ajang Olimpiade 2024 Paris, harus terhenti di perempat final.
Pada babak 8 besar yang dilangsungkan di Esplanade des Invalides, Paris, Minggu malam, Trio Srikandi Merah Putih takluk dari China.
Tim panahan Indonesia yang terdiri dari Syifa Nur Afifah Kamal, Rezza Octavia dan Diananda Choirunisa dihentikan oleh tim China yang terdiri dari Yang Xiaolei, Li Jiaman dan An Qixuan dengan skor 1-5.
Di set pertama, trio Srikandi Indonesia memulai start dengan apik dengan sempat unggul di pertengahan set.
Keunggulan tersebut tak dapat bertahan lama usai China mampu menyamakan kedudukan menjadi 54-54. Skor 1-1 mengakhiri set pertama.
Set kedua, permainan dari tim Negeri Tirai Bambu tersebut kian membaik hingga menyulitkan tim Merah Putih yang gagal memangkas sembilan poin. Set kedua China menang dengan skor 54-49 dan unggul dua poin, 3-1.
Di set ketiga China mengakhiri perlawanan Indonesia yang telah kehilangan ritme dengan mengamankan set ketiga lewat kemenangan 53-47.
Dengan hasil tersebut membuat China menutup babak perempat final dengan kemenangan 5-1.
Nomor beregu putri akhirnya menjadi milik Korsel yang di final membekuk China.
Tim panahan putri Korea Selatan mendulang medali emas usai unggul atas tim panahan putri China dengan skor 5-4.
Di set pertama, tim panahan putri Korea Selatan yang terdiri dari Lim Si-hyeon, Nam Su-hyeon dan Jeon Hun-yeong langsung tampil impresif meredam tim panahan China yang terdiri dari Yang Xiaolei, Li Jiaman dan An Qixuan.
Di set pertama, Korea Selatan mencatatkan 56 poin berbanding dengan 53 poin dari China. Korea Selatan unggul 2-0.
Di set kedua, persaingan sengit mulai terjadi kala China mulai mencatatkan angka-angka yang mampu mengimbangi perolehan tim Korea Selatan.
Namun penampilan Lim Si-hyeon dan kawan kawan mampu mengatasi perlawanan China dengan skor tipis 55-54. Korea Selatan unggul 4-0.
Memulai set ketiga, China yang dalam kondisi tertinggal langsung mengarahkan bidikan dengan rerata 9 poin di percobaan pertama. Di percobaan kedua, Yang Xiaolei dan kawan-kawan kian tak terbendung dengan mengemas 54 poin berbanding dengan Korea Selatan yang mengamankan 51 poin. Skor berubah 4-2.
Di set keempat, China terus menyarangkan bidikan menembus rata-rata 9 poin di percobaan pertama, sedangkan Korea Selatan mampu menyamai rata rata poin yang diraih China.
Pada percobaan kedua secara dramatis, China mampu mengamankan kemenangan usai mencatat 55 poin berbanding 53 poin untuk membawa pertandingan memasuki babak terakhir usai imbang 4-4 di empat set.
Saat babak tos-tosan, Korea Selatan menunjukkan taring-nya usai mengemas 10, 9 dan 10 poin dalam percobaan. Perolehan tersebut tak dapat dikejar China yang mengemas 8, 10 dan 9 poin di percobaan.
Dengan poin tersebut sudah cukup untuk Korea Selatan menyegel medali emas pertamanya di panahan pada gelaran Olimpiade Paris 2024 kali ini usai menang dramatis dari China dengan skor 5-4.
Sementara itu di pertandingan perebutan tempat ketiga, Meksiko mengatasi perlawanan Belanda usai mengamankan kemenangan dengan skor 6-2. (W-01)








