
ATLET para atletik Rizal Bagus Saktyono akan bergeser pada nomor lempar lembing kategori F46 di Peparnas Solo akan berlangsung mulai 6 Oktober mendatang.
Rizal Bagus Saktyono adalah perais emas nomor lompat tinggi Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua.
Penegasan itu disampaikan atlet asal Grobogan ini sebagai jalan panjang untuk lolos menuju Paralimpiade Los Angeles pada 2028.
Setidaknya prestasi lempar lembing itu, sudah dibuktikan melalui raihan emas pada ajang ASEAN Paragames (APG) Kamboja 2023 lalu.
“Ya nomor lempar lembing F46 ini dalam upaya mengasah dan sekaligus mengejar prestasi dunia lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028,” ungkap Rizal, yang akan membela kontingen Jawa Tengah pada Peparnas XVII di Solo.
Rizal mengaku akan fokus penuh pada nomor lempar lembing putra klasifikasi F46.
Padahal pada Peparnas sebelumnya di Papua, berhasil meraih emas di nomor Lompat Tinggi dan perunggu di nomor lari.
Rizal Bagus Berpengalaman
Atlet yang mengalami satu amputasi di bawah atau di atas siku (F46) itu sudah berpengalaman di dua edisi Peparnas XV Jawa Barat dan XVI di Papua.
Pada dua edisi tersebut ia sukses emas di lompat tinggi dan perunggu di nomor lari 200 meter.
Namun berkat keberhasilan meraih medali emas nomor lempar lembing F46 pada ajang ASEAN Para Games 2023 di Kamboja.
Rizal ingin mengejar prestasi yang lebih tinggi di tingkat dunia, sehingga memutuskan melepas nomor lompat tinghi dan lari 200 meter.
Lempar lembing menjadi target serius dalam perjalanan karier ke depan. Tiket Paralimpiade Los Angeles 2028 menjadi prestasi internasional yang ingin dikejar. Dan pijakan awal ada di Peparnas XVII 2024.
Ia menyadari tidak akan mudah mendapatkan prestasi tertinggi di ajang Peparnas XVII di Solo, meski sudah membuktikan emas di APG Kamboja 2023.
“Pasti ada tantangan. Karena persaingan untuk merebut medali emas nomor lempar lembing F46 bakal ketat, dengan munculnya atlet-atlet muda yang siap unjuk gigi pada edisi Solo,” imbuh Rizal.
Terlebih lagi nomor lempar lembing semakin familier seiring dengan gencarnya pemberitaaan. Sehingga diyakini akan banyak para atlet disabilitas yang meminati.
“Nomor lempar lembing juga sangat menjanjikan apabila bisa berprestasi,” kata pria F46 peraih 3 emas di APG Kamboja itu.
Ia bertekad membantu Jawa Tengah yang berambisi menjadi juara umum dalam Peparnas XVII 2024 .
Pada Peparnas di Solo nanti cabang olahraga para atletik, termasuk nomor lempar lembing,dipusatkan di Stadion Sriwedari Solo.
Para atletik akan menjadi cabor dengan jumlah peserta terbanyak bersama para renang dan para bulu tangkis.
Proses klasifikasi para peserta akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober hingga 4 Oktober 2024. (WID/S-01)









