Unpad Minta Pemerintah Kutuk Agresi Militer AS-Israel dan Keluar dari BoP

PARA guru besar dan sivitas akademika Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung menyoroti kebijakan pemerintah melalui ‘Seruan Padjadjaran’.

Hal itu seiring keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung ke  Board of Peace (BoP) dan menanda tangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang substansinya dinilai merugikan Indonesia. Ditambah lagi adanya agresi militer ke Iran yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat.

Ketua Dewan Profesor, Prof. Atwar Bajari, menyampaikan bahwa Pembukaan UUD 1945 menempatkan Indonesia pada posisi yang tegas terhadap prinsip-prinsip kebijakan luar negeri.

Meski bebas aktif, berarti Indonesia bebas menentukan posisi dan langkah diplomasi sesuai kepentingan nasional, bukan berarti tidak mengambil sikap ketika terjadi pelanggaran kemanusiaan atau ketidakadilan yang nyata.

Kecam agresi

“Kebijakan luar negeri yang aktif menuntut keberpihakan yang konsisten pada nilai-nilai kemanusiaan dan memihak pada perlindungan martabat manusia dan pemulihan keadilan. Kami para guru besar dan sivitas akademika Unpad menyampaikan banyak poin,” paparnya.

BACA JUGA  Unpad Buka IUP 2026, Hadirkan 3 Prodi Baru

Poin-poin tersebut kata Atwar, antara lain kecaman keras pada tindakan agresi militer  Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Serangan pada negara berdaulat merupakan eskalasi ekstrem yang melanggar hukum internasional, mengancam stabilitas kawasan dan memperbesar risiko konflik regional yang lebih luas.

“Jika praktik semacam ini dibiarkan, maka tatanan internasional berbasis hukum akan kehilangan legitimasi moral dan yuridisnya,” ujarnya.

Membahayakan hubungan internasional

Kemudian lanjut Atwar, poin lainnya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para pemimpin bangsa Iran dan warga sipil lainnya. Tragedi ini bukan hanya kehilangan bagi bangsa Iran, tapi juga menjadi preseden berbahaya dalam praktik hubungan internasional, di mana pembunuhan politik terhadap kepala negara atau pemimpin suatu negara dinormalisasi sebagai instrumen kebijakan luar negeri.

“Seruan kepada pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas dan konsisten pada prinsip kebijakan luar negeri bebas aktif serta amanat UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Oleh karena itu, Presiden perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh pada keanggotaannya di BoP,” bebernya.

BACA JUGA  Pokja UII Desak Indonesia Keluar dari BoP Bentukan Trump

Lalu kata Atwar juga seruan kepada DPR RI untuk melakukan kajian kritis pada dampak luas yang ditimbulkan oleh ART serta keanggotaan Indonesia dalam BoP, dan seruan ke PBB serta masyarakat internasional untuk segera menghentikan segala bentuk agresi militer dan mendesak seluruh pihak untuk kembali ke jalur diplomasi serta penyelesaian sesuai dengan prinsip-prinsip hukum internasional.

Bantu dinginkan suasana

Sementara itu Rektor  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Didi Sukyadi juga menyampaikan pendapatnya, pemerintah Indonesia harus lebih memposisikan sebagai pihak yang bisa turut mendinginkan suasana agar lebih adem dan konflik tak meluas ke wilayah-wilayah lain.

Didi menilai dampak dari konflik tersebut tentu akan dirasakan oleh bangsa Indonesia, khususnya terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) yang informasinya terjebak di Selat Hormuz.

BACA JUGA  Unpad Prihatin dengan Tindakan Asusila Oknum Dokter SpOG

“Harus ada yang dilakukan untuk atasi masalah ini baik oleh pemerintah maupun perusahaan terkait. Sebab, memang dampaknya pada kehidupan global saat ini tak bisa disepelekan atau kita tak peduli. Menurut saya, kondisi ini menjadi kondisi yang akan berpengaruh pada kehidupan kita semua,” tandasnya.

Didi juga menginformasikan hingga saat ini belum ada informasi mahasiswa UPI yang berada di wilayah atau kawasan Timur Tengah.

“Karena memang mayoritas kami kalau bekerja sama itu pengiriman (mahasiswa) belum sampai ke Timur Tengah, melainkan baru sampai negara-negara ASEAN, lalu kalau memang ada ya tentunya negara lain yang jumlahnya tak banyak. Sedangkan untuk Timur Tengah kebetulan UPI belum ada pengiriman atau pertukaran mahasiswa,” tutupnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

TIM SAR berhasil mengevakuasi 113 penumpang dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu. Jumlah itu terdiri atas 107 orang selamat dan enam meninggal dunia. “Kami berharap seluruh…

PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

PSM Makassar sukses menahan imbang Arema FC 3-3 dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026). Hasil imbang itu menjadi pertama PSM musim ini setelah di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

  • September 13, 2026
107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

  • September 13, 2026
PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

Basarnas Terus Lakukan Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

  • September 13, 2026
Basarnas Terus Lakukan Pencarian  Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

  • September 13, 2026
Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

  • September 13, 2026
Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus