46 WNI Dipulangkan Dari Myanmar, Dua Orang Kena Tembak

SEBANYAK 46 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari Myanmar.

Dua orang di antaranya mengalami luka tembak di kaki setelah menjadi korban penyekapan dan penyiksaan di Myanmar.

Penyiksaan dilakukan oleh kelompok separatis di bagian kota Myawaddy, Myanmar.

“Kalau cacat fisik tidak ada, tetapi ada yang mengalami luka tembak pada bagian kakinya. Itu ada dua orang,” kata Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha di Tangerang, Jumat (21/2).

Judha tidak menjelaskan secara rinci terkait kronologis dan identitas WNI yang mendapatkan luka tembak tersebut. Ia memastikan bahwa mereka telah berhasil dievakuasi ke Indonesia.

Sebanyak 46 orang korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dipulangkan melalui penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (20/2) malam.

BACA JUGA  Imigrasi Jakbar Amankan 2 WNA Rekrut WNI Sebagai Scammer

46 WNI dipulangkan adalah pekerja migran di Kota Myawaddy. Pemulangan dan penjemputan 46 pekerja migran bertahap.

Mereka dibawa dengan dua maskapai penerbangan yakni Batik Air ID7630 ETD tiba pada pukul 23.55 WIB dan Air Asia QZ257 ETD pukul 00.10 WIB.

Puluhan WNI jadi pekerja migran puluhan WNI yang jadi pekerja migran ilegal ini mayoritas berasal dari 9 provinsi, diantaranya Sumatra Utara, Jawa Barat, Sulawesi Utara,dan Jakarta.

Dari 46 PMI ini, salah satunya adalah mantan anggota DPRD Indramayu berinisial R.

Menurut Judha hingga saat ini ada 270 WNI di Myawaddy, Myanmar. Mereka semua akan dipulangkan oleh Kemlu.

Direktur Jenderal Pelindungan Kementerian PPMI, Rinardi menambahkan bahwa seluruh PMI yang dipulangkan dari Myanmmar akan didata dan asesment oleh Kementerian Sosial.

BACA JUGA  Korban Gempa Myanmar Sudah Lebih dari 1.000

Setelah tahapan itu dilakukan, seluruh PMI akan dipulangkan ke daerah asal para PMI dan ditangani oleh Kemensos. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

KEPALA Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membenarkan pengiriman 100 personel TNI AL ke Italia untuk mengawaki kapal induk Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan ke Indonesia. Personel itu terdiri dari…

Negara Dinilai belum Akui dan Lindungi Hak Masyarakat Adat

DPR RI secara resmi memasukkan RUU Masyarakat Adat ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun 2026. Namun para akademisi mendesak agar pembahasan RUU Masyarakat Adat ini melibatkan pimpinan masyarakat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards