Baby Blues Bisa Dicegah Dengan Yoga atau Jalan Kaki Cepat

BABY blues dan depresi pascamelahirkan dialami ibu bisa diatasi. Caranya mudah dan sederhana antara lain dengan yoga atau berjalan cepat.

Sebuah penelitian  yang diterbitkan di British Journal of Sports Medicine menyatakan bahwa ibu-ibu yang mengikuti program olahraga rata-rata 80 menit setiap minggu akan menurunkan keparahan baby blues dan depresi pascamelahirkan.

Depresi pascapersalinan adalah kondisi kesehatan mental serius yang memengaruhi lebih dari 10% wanita dalam tahun pertama setelah melahirkan.

Perubahan hormon, predisposisi genetik, dan faktor lingkungan dapat memicunya.

Sebaliknya, baby blues adalah bentuk depresi ringan dan sementara yang biasanya hilang dalam beberapa minggu saat kadar hormon mulai stabil.

Para peneliti dalam studi terbaru ini menyelidiki manfaat olahraga terhadap kesehatan mental ibu dengan mengevaluasi 35 studi yang melibatkan 4072 peserta dari 14 negara.

BACA JUGA  Tiba-Tiba Menangis? Bisa Jadi Hypophrenia

Para peserta melakukan olahraga dengan frekuensi berbeda, mulai dari 1 hingga 5 hari per minggu, dengan durasi sesi antara 15 hingga 90 menit.

Aktivitas yang dilakukan termasuk olahraga aerobik, latihan kekuatan, peregangan, yoga, dan kombinasi dari jenis-jenis tersebut.

Baby blues berkurang dengan olahraga

Dalam penjelasannya, para peneliti melihat ada perubahan mental ibu dengan berolahraga, yakni mengalami penurunan depresi dan baby blues.

Peningkatan volume olahraga menghasilkan penurunan gejala depresi lebih besar, peneliti mencatat bahwa efek positif yang signifikan tetap terlihat.

Bahkan dengan ambang minimal 80 menit per minggu, aktivitas moderat dilakukan selama 4 hari memiliki efek positif.

Aktivitas moderat meliputi berjalan cepat, aerobik air, bersepeda statis, dan latihan kekuatan menggunakan pita, beban, atau berat badan.

BACA JUGA  Kenali Duck Syndrome dan Cara Mengatasinya

Berdasarkan temuan ini, para peneliti merekomendasikan untuk memulai olahraga pascapersalinan dalam tiga bulan pertama setelah melahirkan untuk meningkatkan kesehatan mental.

“Temuan dari ulasan ini menunjukkan efektivitas olahraga dalam meningkatkan hasil kesehatan mental bagi individu pascapersalinan,” tulis para peneliti dalam studi tersebut.

Menurut penelitian tersebut, olahraga dapat memberikan alternatif relatif aman, terjangkau, dan mudah diakses bagi para ibu untuk mengatasi kondisi kesehatan mental.

Olahraga terbukti meningkatkan kesehatan mental pascapersalinan.

Hal ini mengurangi kekhawatiran terkait opsi perawatan konvensional dengan minum obat antidepresi selama menyusui. (Medical Daily/S-01)

BACA JUGA  Remaja Diagnosis Mental via AI, Psikiater Peringatkan Risikonya

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

SRI SULTAN Hamengku Buwono X mengemukakan terpilihnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai tuan rumah Kongres XI World Union of Jesuit Alumni (WUJA) diharapkan dapat menjadi ruang batin bersama bagi para…

  • Blog
  • July 24, 2026
Sri Sultan Bahas Isu Kebangsaan Bersama Gerakan Nurani Bangsa

GUBERNUR  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima silaturahmi para tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Keraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik