Kurangi Pemborosan Pakan, Mahasiswa Fapet UGM Kembangkan NutriForage

PEMBOROSAN pakan hingga kini masih menjadi tantangan bagi peternak. Berangkat dari masalah tersebut, Fauzan Akbar Nugroho, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), mengembangkan aplikasi cerdas berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama NutriForage.

Aplikasi itu diklaim mampu menganalisis kualitas dan tingkat palatabilitas (kesukaan) hijauan pakan ternak hanya melalui foto.

Pengembangan aplikasi NutriForage itu diakui Fauzan muncul dari ketertarikannya saat mengikuti mata kuliah Dasar Pemrograman dan Instrumentasi Peternakan yang diampu oleh Ir. Galuh Adi Insani, S.Pt., M.Sc., IPM.

Melalui mata kuliah tersebut, Fauzan terdorong untuk mengaplikasikan logika pemrograman dan teknologi instrumentasi modern ke dalam solusi praktis dunia peternakan.

Analisa karakteristik fisik pakan

Aplikasi NutriForage memanfaatkan teknologi Computer Vision untuk menganalisis karakteristik fisik hijauan pakan secara instan.

BACA JUGA  UGM Luncurkan Hijauan Pakan Unggul untuk Kambing Perah

Cukup dengan mengunggah foto rumput atau legum melalui kamera telepon pintar, NutriForage akan langsung mengidentifikasi jenis hijauan serta memproses indikator fisiknya, seperti rasio daun terhadap batang, tingkat kematangan atau ketuaan tanaman, hingga kesegaran pakan.

Fauzan menjelaskan bahwa tingkat palatabilitas sangat menentukan efisiensi pakan di lapangan. Pakan dengan kandungan nutrisi tinggi sering kali terbuang sia-sia di palungan karena teksturnya terlalu kaku atau tua sehingga ditolak oleh ternak.

“Selama ini penentuan kualitas fisik hijauan masih dilakukan secara perkiraan visual subjektif oleh peternak. Melalui NutriForage, kami ingin menghadirkan instrumentasi digital yang presisi untuk mengukur Skor Palatabilitas Visual (Visual Palatability Index) secara real-time,” ujar Fauzan.

BACA JUGA  Rumput Gama Umami Masuki Proses Pelepasan Varietas Tanaman Pakan Ternak

Beri rekomendasi

Setelah foto diproses, NutriForage tidak hanya menampilkan persentase tingkat palatabilitas (tingkat kesukaan atau selera hewan terutama ternak) terhadap suatu bahan pakan yang disajikan dan identifikasi jenis hijauan, tetapi juga memberikan rekomendasi pengolahan pakan secara praktis.

Aplikasi akan memberi petunjuk apakah hijauan tersebut dapat langsung diberikan ke ternak, perlu dicacah (chopper), atau membutuhkan perlakuan tambahan seperti pelayuan dan penambahan molases.

Inovasi NutriForage ini diharapkan dapat mempercepat digitalisasi peternakan (Smart Farming) di tingkat peternak rakyat serta membuktikan bahwa penguasaan pemrograman di kalangan mahasiswa peternakan mampu melahirkan solusi konkrit bagi ketahanan pangan nasional. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Tingkatkan Ketahanan Pakan Ternak, UGM Sosialisasikan Silvopastura

Related Posts

SD Antawirya Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI Penulisan Aksara Jawa

SEKOLAH Dasar Antawirya Islamic Javanese School yang berlokasi di Desa Junwangi, Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi penulisan aksara Jawa massal di atas kain sepanjang 600 meter pada Minggu (11/10).…

Peneliti UGM Kembangkan Sistem Deteksi Dini Berbasis AI

PEMANFAATAN kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin berkembang di berbagai bidang, termasuk kesehatan. Teknologi ini tidak hanya digunakan untuk chatbot atau mencari informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengolah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

  • October 15, 2026
Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

  • October 15, 2026
KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

  • October 15, 2026
Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

  • October 15, 2026
Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

  • October 15, 2026
Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM

  • October 15, 2026
Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM