Jabatan Profesor Abal-abal Bentuk Pelanggaran Etika Serius

MAJELIS Guru Besar Universitas Islam Indonesia dan Dewan Guru Besar Universitas Indonesia mengeluarkan pernyataan sikap bersama terkait pelanggaran etika serius untuk mendapatkan jabatan profesor.

Dalam pernyataan sikap yang dirilis Sabtu (17/8) ditegaskan bahwa profesor bukanlah merupakan bentuk gelar akademik, namun merupakan jabatan tertinggi bagi akademisi.

Pernyataan sikap itu ditandatangani oleh Ketua Majelis Guru Besar Universitas Islam Indonesia Prof Mochamad Teguh dan Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia Prof. Harkristuti Harkrisnowo.

Dalam pernyataan sikap tersebut ditegaskan bahwa profesor bukanlah merupakan bentuk gelar akademik, namun merupakan jabatan tertinggi bagi akademisi.

Karena itu, professorship  seharusnya diperoleh melalui proses yang menjunjung tinggi etika dan integritas akademik.

BACA JUGA  Instiper Wisuda 312 Sarjana , 20% Wisudawan Sudah Bekerja

Namun pada kenyataannya banyak ditemukan pelanggaran etika yang serius untuk mendapatkan jabatan bergengsi itu.

Dua institusi tersebut mengungkapkan profesor dianggap sebagai simbol status sosial.

Untuk mendapatkannya dengan cara mudah tanpa melalui komitmen sepanjang karier terhadap Tridarma Perguruan Tinggi.

Sorotan publik terarah pada dugaan praktik pelanggaran etika akademik dalam perolehan jabatan akademik tertinggi, yaitu professorship.

Bahkan kemudian muncul praktik tidak pantas oleh segelintir masyarakat untuk mendapatkan jabatan itu, sangat memprihatinkan dunia perguruan tinggi.

Menyampaikan seruan kepada pemerintah, khususnya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk melakukan pengujian dengan seksama dan selektif.

Mengajak semua perguruan tinggi di Indonesia untuk mengawal dan memastikan proses pengajuan kenaikan jabatan akademik profesor di kampus masing-masing.

BACA JUGA  Rektor UII Wisuda 416 Lulusan, Tekankan Empati Sosial

Serta mendorong semua perguruan tinggi di Indonesia mengembangkan budaya etika akademik.  (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Rayakan HUT X, Amphibi Santuni Warga Korban Lapindo dan Kerja Bakti

ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menggelar peringatan Hari Ulang Tahun ke-10 di atas tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo. Rangkaian kegiatan yang digelar pada Minggu (20/9)…

Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 kian Dekat, 21 Penggawa Timnas Indonesia Sudah di Jakarta

Sebanyak 21 pemain telah bergabung di Jakarta untuk mengikuti persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadiran para pemain tersebut memperkuat persiapan skuad Garuda menjelang turnamen yang berlangsung pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim Carbonova UGM Sulap Jerami dan Grafit Limbah Baterai Jadi Material Baterai

  • September 22, 2026
Tim Carbonova UGM Sulap Jerami dan Grafit Limbah Baterai Jadi Material Baterai

Rayakan HUT X, Amphibi Santuni Warga Korban Lapindo dan Kerja Bakti

  • September 22, 2026
Rayakan HUT X, Amphibi Santuni Warga Korban Lapindo dan Kerja Bakti

Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 kian Dekat, 21 Penggawa Timnas Indonesia Sudah di Jakarta

  • September 22, 2026
Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 kian Dekat, 21 Penggawa Timnas Indonesia Sudah di Jakarta

Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 21, 2026
Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas  Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

Gasak Vietnam 3-0, Timnas Voli Putri Selangkah Menuju Posisi Kelima

  • September 21, 2026
Gasak Vietnam 3-0, Timnas Voli Putri Selangkah Menuju Posisi Kelima

Antusiasme Skuad Garuda Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 21, 2026
Antusiasme Skuad Garuda Jelang FIFA ASEAN Cup 2026