UMS Copot Jabatan Dua Oknum Dosen Pelaku Pecehan Seksual

DUA oknum dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pelaku pelecehan seksual terhadap mahasiswi, akhirnya dicopot dari jabatan struktural. Selan itu keduanya juga diberhentikan sebagai dosen.

Keputusan Rektor UMS sebagaimana tertuang dalamSK No:179 dan 180/IV/2024, sebagai menindaklanjuti dari hasil kerja investigasi institusi Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) dan Komisi Penegak Disiplin UMS

Rincian keputusan rektor Prof Sofyan atas dua oknum pelaku pelecehan seksual adalah, yang satu dicopot dari jabatan struktural, dan satunya lagi diberhentikan sebagai dosen dan diturunkan menjadi tenaga administratif.

Data yang diperoleh Mimbar Nusantara, dua oknum yang disanksi adalah  satu wakil dekan FKIP, dan satunya lagi dosen pelaku peleceh seksual terhadap mahasiswa yang sedang meminta bimbingan skripsi langsung diberhentikan sebagai diturunkan sebagai tenaga administratif.

BACA JUGA  Puluhan Ton Sampah Diangkat dari Sungai Citarum

Keputusan rektor UMS terhadap dua oknum dosen itu, Sabtu (20/7) dibacakan Wakil Rektor IV Prof. Dr. dr. Em Sutrisna didepan wartawan, di Gedung Siti Walidah UMS, Pabelan. Tidak ada penyebutan nama selain sanksi pencopotan.

Disebutkan Sutrisna, dua lembaga pengusut, yakni Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) dan Komisi Penegak Disiplin UMS dalam  investigasi, menyimpulkan dua oknum melanggar etik sebagai karyawan UMS, terkait pelecehan seksual tersebut.

“Kedua lembaga yang ditugaskan melakukan investigasi sudah bekerja masif. Langkah ini juga merupakan upaya pencegahan dan memberikan perlindungan khususnya bagi korban tindak pelecehan seksual,” papar Em Sutrisna ketika membacakan keputusan sanksi rektor, seperti tertuang dalam SK No:179 dan 180/IV/2024.

BACA JUGA  Hore! UMS Dapat Dana Hibah Riset Rp12 Miliar

Kampus nyaman

Pimpinan UMS, lanjut dia, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tidak terpuji yang melanggar peraturan disiplin karyawan UMS, dan berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Rektor dan segenap pimpinan UMS  terus berkomitmen  menjadikan lingkungan kampus yang nyaman, aman dan sekaligus memberikan perlindungan terhadap harkat dan martabat perempuan, serta mencegah segala tindakan pelecehan seksual dalam bentuk apapun,” tandas Sutrisna.

Rektor Sofyan dalam keterangan tertulis yang dibacakan berpesan kepada seluruh sivitas UMS agar terus menebar nilai kebaikan, menjunjung tinggi nilai moralitas, dan menunjukkan perilaku uswah hasanah, dengan menjauhkan diri dari tindakan yang bertentangan dengan moral, agama, dan hukum.

Sivitas akademika juga diminta memberikan rasa empatinya terhadap dua mahasiswi sebagai korban, berikut kesiapan memberikan pendampingan psikologis dan hukum.

BACA JUGA  200 Dosen Dididik Ideologi Pancasila

 “Segenap civitas UMS sangat berempati kepada korban, dan siap memberikan pendampingan psikologis dan hukum, serta menjamin mereka untuk mendapatkan perlakuan adil dalam menyelesaikan studinya,” punkas Rektor seperti ditirukan Em Sutrisna. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI