UIN Sunan Kalijaga Sebut Dampak Sosial KKN Naik 9,2 Persen

KETUA Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. Abdul Qoyum mengatakan indeks dampak sosial pelaksanaan KKN secara nasional meningkat 9,2 persen, dari 60,18 persen menjadi 69,74 persen.

Capaian tersebut disampaikan dalam Penutupan KKN Angkatan 120 sekaligus KKN Awards 2026 yang digelar di Gedung Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga, Selasa.

Penutupan yang ditandai dengan prosesi simbolis Kirab Cahaya itu menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa yang berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Bagi UIN Sunan Kalijaga, peningkatan indeks tersebut bukan sekadar angka statistik. Capaian itu menjadi penanda bahwa pengabdian mulai diarahkan tidak hanya pada seberapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga pada perubahan yang dihasilkan dan dapat diukur.

Sembilan provinsi hingga mancanegara

Mengusung tema “Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Pengabdian untuk Pembangunan Berkelanjutan”, KKN Angkatan 120 menjangkau wilayah yang luas.

Mahasiswa diterjunkan di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan delapan provinsi lain, yakni Aceh, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

BACA JUGA  Wamendiktisaintek Apresiasi Pameran Hasil Riset UNS

Jangkauan pengabdian bahkan melampaui batas negara. Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga melaksanakan KKN di Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

Menurut Abdul Qoyum, peningkatan dampak sosial tersebut tidak terlepas dari transformasi tata kelola KKN yang terus dilakukan UIN Sunan Kalijaga.

Pembenahan dan penyempurnaan

Sejumlah pembenahan dilakukan, mulai dari penerapan prinsip keadilan tanpa sistem titipan, penyempurnaan model berbasis kompetisi, peningkatan layanan digital melalui PTIPD, hingga penguatan transparansi keuangan.

Pada saat yang sama, ujarnya program KKN dirancang dengan mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) dan Asta Prioritas Kementerian Agama.

Kerangka tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai fokus pengabdian, antara lain pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan kerukunan, dan eco-theology.

Hasil pengukuran menunjukkan bahwa dampak tersebut juga terlihat di tingkat wilayah. Lima kabupaten dengan kenaikan indeks dampak sosial tertinggi dalam pelaksanaan KKN tahun ini adalah Sintang, Rembang, Bantul, Kuningan, dan Malang.

“Capaian itu memperlihatkan perubahan cara pandang terhadap KKN. Mahasiswa tidak sekadar datang membawa program, tetapi belajar membaca persoalan, membangun dialog, bekerja bersama masyarakat, dan merancang solusi berdasarkan kebutuhan setempat,” ujarnya.

BACA JUGA  Mahasiswa UNY Ajak Warga Dadapan Buat Pupuk Cair dan Pestisida Alami

Ruang pembelajaran

Makna KKN sebagai ruang pembelajaran juga disoroti Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag.

Waryono mengingat kembali pengalamannya mengikuti KKN Angkatan ke-55 UIN Sunan Kalijaga pada 1995 di Mojolora (Sompok).

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa perjumpaan langsung dengan masyarakat memberikan pelajaran riil dan konkret yang melengkapi teori akademik yang diperoleh di ruang kuliah.

“KKN merupakan ruang bagi mahasiswa untuk belajar hidup bermasyarakat sekaligus mengembangkan kapasitas diri,” kata Waryono.

Ia mendorong mahasiswa membawa semangat muda yang penuh energi dan inovasi sebagai bekal untuk mengambil peran kepemimpinan di masa depan.

Harus dikembangkan jadi riset

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, keberhasilan KKN tidak cukup dilihat dari selesainya masa penugasan mahasiswa. Lebih dari itu, program yang dijalankan di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat dan menjadi pengalaman yang dapat dibawa mahasiswa ke dalam kiprah mereka setelah kembali ke kampus.

Lebih lanjut, Prof. Noorhaidi mendorong agar pengalaman dan persoalan yang ditemukan mahasiswa di lapangan tidak berhenti sebagai cerita selama KKN.

BACA JUGA  Dosen UGM Meraih Ristek Kalbe Science Award 2025

Pengetahuan yang lahir dari persoalan masyarakat perlu terus dikembangkan melalui riset dan dihilirkan menjadi inovasi, hak kekayaan intelektual, paten, serta kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Dengan cara pandang tersebut, pengabdian menjadi bagian dari siklus keilmuan UIN Sunan Kalijaga. Persoalan masyarakat tidak berhenti menjadi objek kegiatan, tetapi dapat menjadi sumber pembelajaran, penelitian, inovasi, dan kolaborasi.

KKN Melengkapi teori

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi pelaksanaan KKN UIN Sunan Kalijaga sekaligus peningkatan indeks dampak sosial yang dicapai.

Menurut dia, KKN menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk melengkapi teori yang diperoleh di ruang kelas dengan pengalaman langsung di tengah masyarakat.

Ia berharap mahasiswa tidak hadir sekadar untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi mampu menjadi teman berdiskusi, fasilitator, penggerak, sekaligus sumber inspirasi bagi masyarakat. (AGT/M-01)

Related Posts

ICE 2026: Bahasa sebagai Pintu Masuk Kebudayaan

LEMBAGA Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (LIB FIB UI) menggelar acara International Culture Expo (ICE) 2026. Kegiatan yang diadakan di Kampus FIB, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu…

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

PEMERINTAH Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggandeng Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dalam upaya mengembangkan ayam kampung sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan peternak dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MU Dipermak Bournemouth di Old Trafford, Liverpool Menang di Anfield

  • October 26, 2026
MU Dipermak Bournemouth di Old Trafford, Liverpool Menang di Anfield

Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Resmi Ditunda

  • October 25, 2026
Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Resmi Ditunda

Indonesia Borong Tiga Gelar dari Turnamen Indonesia Masters

  • October 25, 2026
Indonesia Borong Tiga Gelar dari Turnamen Indonesia Masters

Singo Edan Ngamuk, Persib Redam Garudayaksa

  • October 25, 2026
Singo Edan Ngamuk, Persib Redam Garudayaksa

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

  • October 25, 2026
KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Peringati Hari Osteoporosis, Perwatusi Ajak Warga Rutin Bergerak

  • October 25, 2026
Peringati Hari Osteoporosis, Perwatusi Ajak Warga Rutin Bergerak