142 Tim dari 57 Perguruan Tinggi Ikuti Lomba Kontes Robot di UMS

SEBANYAK 142 tim dari 57 perguruan tinggi di seluruh Indonesia akan mengikuti lomba Kontes Robot Indonesia (KRI) yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mulai Rabu (3/7).

Lomba KRI ini merupakan usungan dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud Ristek dan akan berlangsung hingga Jumat (5/7), dengan menghadirkan robot-robot yang terbagi ke dalam 7 divisi robot.

Menurut penanggung jawab KRI 2024 Ir. Ahmad Kholid Al Ghofari, 7 divisi robot yang diperlombakan adalah Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI); Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI); Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda; Kontes Robot Sepak Bola Indonesia(KRSBI) Humanoid; Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI); Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI); Kontes Robot Bawah Air Indonesia (KRBAI).

BACA JUGA  Siti Zubaidah Tendik Pertama di Fapet UGM Bergelar Doktor

Selain digelar di Edutorium UMS, lomba KRI 2024 ini juga bisa ditonton secara langsung oleh masysrakat luas di Kolam Renang Pondok Pesantren Assalam.Sehari sebelum pembukaan, ratusan tim lomba sudah berdatangan untuk melakukan registrasi ulang.

“Ofisial atau perwakilan tim melakukan registrasi, dengan mengecek nomor perguruan tinggi, pengumpulan surat tugas, dan pengecekan kebenaran data, serta pengumpulan bendera untuk defile,” jelas Kesekretariatan, Hidayah.

Sementara itu General Manager Tim Ichiro dari kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Humanoid (KRSBI-H) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Thalib Falih Fadhil, mengaku senang dengan venue perlombaan. Ia mengaku Edutorium UMS cocok dan tepat untuk menjadi venue KRI, selain dari kemegahannya.

BACA JUGA  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Lepas 7.162 Mahasiswa UGM ke Lokasi KKN

“Pertama kali kelihatan megah dan bagus, waktu masuk ke dalam juga bersih dan cocok untuk kompetisi seperti KRI ini,” ucap Thalib.

Ia berharap supaya UMS dapat semakin maju, dan dapat terus memfasilitasi mahasiswa dalam kontes robotik. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

PERBEDAAN latar belakang agama tidak menjadi penghalang bagi Romo Adrianus Fani untuk menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Justru keberagaman yang ia temukan selama menjadi mahasiswa menjadi salah satu…

Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

DALAM upaya menciptakan lingkungan belajar Al-Qur’an yang bersih, aman, dan kondusif bagi masyarakat, GREAT Edunesia Dompet Dhuafa menyalurkan Dana Aksi Kebaikan untuk pembangunan dan renovasi 4 unit sarana sanitasi di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda